Biro Hukum DKI soal Pria Caci dan Ancam Bunuh Anies: Ada Unsur Pidananya

Biro Hukum DKI soal Pria Caci dan Ancam Bunuh Anies: Ada Unsur Pidananya

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Jumat, 26 Jul 2019 10:42 WIB
Anies Baswedan (dok. detikcom)
Anies Baswedan (dok. detikcom)
Jakarta - Beredar video seorang pria yang melontarkan cacian dan ancaman pembunuhan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Biro Hukum DKI Jakarta mengatakan hanya bisa melakukan pendampingan karena ujaran tersebut menyerang personal Anies, bukan Pemprov DKI Jakarta.

"Karena pidana sifatnya personal, sedangkan biro hukum terkaitnya kedinasan dalam pelaksanaan tugas. Biro hukum bisa bantu tapi sifatnya hanya pendampingan, bukan sebagai kuasa hukum," kata Kepala Biro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhanah kepada wartawan, Jumat (26/7/2019).


Yayan menyayangkan ujaran kebencian kepada Anies. Menurutnya, video tersebut bisa dilaporkan ke polisi karena sudah ada unsur pidananya.

"Kalau Pak Anies mau melaporkan ke polisi bisa. Karena unsur pidananya sudah ada dari ucapan-ucapan orang itu," jelas Yayan.


Anies sendiri menanggapi santai video itu. Dia mengatakan semua orang mempunyai hak berpendapat.

"Ya masyarakat bisa menilai sendiri. Ini adalah sebuah era keterbukaan. Siapa saja boleh mengungkapkan pendapatnya, pandangannya, tidak ada yang melarang, dan kita semua nanti malah bisa memiliki penilaian objektif atas apa yang dikatakan," ucap Anies, Kamis (25/7).

Anies merasa tidak terganggu oleh beredarnya video tersebut. Dia pun belum berencana melapor kepada polisi. "Saya belum dengar lengkap.... Nggak (terganggu), biasa saja. Saya nggak merasa terganggu dan kita terus kerja urus Jakarta apa pun yang dikatakan orang. Tugas kita adalah menjalankan semua rencana. Begitu saja," kata Anies.


Simak Video "Viral Video Ancam Dibunuh, Anies: Kerja Urus Jakarta":

[Gambas:Video 20detik]

(fdu/gbr)