PKS: Ada yang Tak Nyaman Jika Gerindra Gabung Koalisi Jokowi

Tsarina Maharani - detikNews
Kamis, 25 Jul 2019 16:52 WIB
Presiden Jokowi saat bertemu rivalnya di Pilpres 2019, Prabowo Subianto. (Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Setpres)
Jakarta - PKS menyebut Partai Gerindra akan ditolak masuk ke koalisi Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Alasannya, kata PKS, bakal ada pihak yang tidak nyaman dengan keberadaan Gerindra.

"Yang perlu dipahami, apa pun jadinya, Gerindra merapat ke koalisi (Jokowi) akan ada yang merasa kurang nyaman pasti," kata anggota Majelis Syuro PKS Aboe Bakar Alhabsy dalam diskusi 'Gerindra Ancaman Kursi Koalisi?' di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/7/2019).


Menurut Aboe Bakar, ada partai-partai di koalisi Jokowi yang takut tidak kebagian jabatan. Ia pun sempat menyinggung PKB.

"Takut nggak kebagian nanti gara-gara Gerindra masuk, nanti kurang. Ada yang takut kurang porsi ya kan. Apalagi nanti kalau PKB kurang, kan nanti ya..., ha-ha-ha.... Jadi takut menurunkan solidaritas," ujarnya.


Kendati demikian, Aboe Bakar mengatakan tiap partai memiliki hak menentukan sikap politik masing-masing. Apalagi, kata dia, koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah dibubarkan.

"Sebenarnya di BPN sudah selesai, selesai 28 Juni lalu dibubarkan. Jadi sudah nggak ada lagi koalisi dan silakan mengambil tindakan masing-masing," ucap Aboe Bakar. (tsa/dkp)