Dilarang Bawa Ayam-Bebek Hasil Curian, Ponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Budi Warsito - detikNews
Rabu, 24 Jul 2019 19:41 WIB
Pelaku pembunuhan pamannya. (Foto: dok. Istimewa)
Medan - Seorang pemuda di Medan menganiaya pamannya sendiri hingga tewas. Penganiayaan dilakukan Zul Fadli (27) karena dilarang pamannya itu membawa ayam dan bebek hasil curian.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (23/7/2019). Berawal dari korban yang bernama Nizam yang melarang pelaku membawa hasil curian ke rumahnya di Jalan Teratai, Gang Bunga Nomor 121, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia.

"Berawal dari si paman yang melarang pelaku membawa ayam dan bebek hasil curian ke rumah korban. Karena tidak terima dimarahi, pelaku memukul si paman. Korban sempat memukul pelaku dengan payung dan mengusirnya. Pelaku emosional dan menganiaya korban," jelas Martuasah.



Pelaku memukul bagian punggung korban sebanyak tiga kali dan tengkuk korban sebanyak satu kali. Aksi itu dilihat seorang saksi. Pelaku kemudian pergi sambil melemparkan batu.

Setelah kejadian itu, korban tak sadarkan diri dan dibawa ke rumah sakit. Sesampai di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

"Kejadian itu dilaporkan ke kita dan langsung kita lakukan penyelidikan. Pelaku kita tangkap tadi pagi, tak sampai 12 jam," ungkapnya.

Pelaku saat ini ditahan di Mapolsek Medan Baru untuk penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti yang disertakan adalah sebuah batu. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan seseorang meninggal dunia.


Simak Juga 'Tak Diberi Uang Miras, Anak Tega Aniaya Ibunya':

[Gambas:Video 20detik]

(idn/idn)