Pablo Benua, Dari Ikan Asin Merembet ke STNK

Round-Up

Pablo Benua, Dari Ikan Asin Merembet ke STNK

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 23 Jul 2019 21:03 WIB
Pablo Benua dan Rey Utami (Lamhot Aritonang/detikcom)
Pablo Benua dan Rey Utami (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Pablo Benua kembali menjadi tersangka. Setelah kasus vlog 'ikan asin', Pablo Benua ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan mobil.

Penetapan status tersangka Pablo Benua diputuskan setelah penyidik Subdit Ranmor Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya melakukan gelar perkara. Dalam kasus ini, polisi juga sudah memeriksa 12 orang saksi.

"Kita sudah gelar perkara untuk menaikkan status saksi Pablo jadi tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Selasa (23/7/2019).





Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana mengatakan pemeriksaan Pablo Benua dijadwalkan dilakukan pada Kamis (25/7). Pihak penyidik sudah berkoordinasi dengan Direktorat Reskrimsus. Sebab, Pablo Benua saat ini ditahan sebagai tersangka kasus vlog 'ikan asin'.

Penanganan kasus ini bermula dari laporan perusahaan pembiayaan (leasing) pada 2018. Pablo Benua dilaporkan atas dugaan menggelapkan mobil yang menjadi objek fidusia.

Pihak leasing melaporkan Pablo Benua atas dugaan menggelapkan dua unit mobil, yakni Honda Jazz dan Honda HR-V. Alih-alih melunasi pembayaran cicilan mobil itu, Pablo diduga memindahtangankan mobil tersebut kepada orang lain alias menggelapkan.




Sebelumnya, polisi menemukan puluhan STNK saat polisi menggeledah rumah Rey Utami-Pablo Benua pada Kamis (11/7) terkait penanganan kasus vlog 'ikan asin'. Tapi puluhan STNK ini dikembalikan.

Terkait kasus vlog 'ikan asin', Pablo Benua, istrinya Rey Utami, dan Galih Ginanjar ditahan di Rutan Polda Metro Jaya sejak Jumat (12/7).


Selanjutnya
Halaman
1 2