Demo Satu Tahun SBY-JK, Massa ARM Siap Rusuh
Selasa, 18 Okt 2005 13:26 WIB
Jakarta - Setelah sempat terhenti karena bulan puasa, demo menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) kembali akan digelar bertepatan dengan peringatan satu tahun pemerintahan SBY-Kalla, 20 Oktober mendatang. Karena bertepatan dengan bulan puasa, demo pun akan dimulai menjelang buka puasa.Aksi dari massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) menurut rencana akan digelar di depan Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Aksi dimulai pukul 17.00 WIB, dilanjutkan buka puasa, lalu salat magrib. Setelah itu digelar berbagai khotbah dan direncanakan juga salat tarawih berjamaah."Tapi kita sendiri tidak yakin apakah bisa berlangsung sesuai rencana. Karena demo diperbolehkan hanya sampai pukul 18.00 WIB. Untuk itu kita sudah siap untuk diusir. Kita juga siap untuk rusuh, kalau ada yang memaksa membubarkan acara ini," kata Koordinator Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) Jumhur Hidayat saat dihubungi detikcom, Selasa (18/10/2005).Mantan Sekjen Partai Daulat Rakyat (PDR) ini memperkirakan demo nanti akan dihadiri sekitar 3.000 orang dari berbagai kelompok masyarakat. "Kita juga mengajak rakyat untuk bersama-sama menentang kenaikan BBM. Saya sudah merasakan betul kondisi di lapangan, rakyat sangat marah dengan kenaikan BBM ini. Mereka tinggal membutuhkan leadership untuk melakukan perlawanan.Jumhur yakin, jika situasi seperti sekarang ini terus menerus terjadi dan tidak ada perbaikan dari pemerintah, gerakan seperti ARM akan berbuntut revolusi. "Aksi kita akan terus sampai terjadi revolusi jika pemerintah tidak segera mengevaluasi kenaikan BBM. Tuntutan kita hanya dua, tolak kenaikan BBM dan reshuffle kebinat terutama kabinet ekonomi," katanya.Mantan aktivis mahasiswa ITB ini mengingatkan elit parpol jangan mengambil momentum ini untuk kepentingan pribadi. "Jangan sekali-kali para elit parpol melakukan politik dagang sapi antarpartai, tanpa mengindahkan nasib rakyat. Termasuk dalam reshuffle kabinet," imbuh Ketua Gaspermindo ini.
(jon/)











































