Disebut Antar Suap Probo, Panitera M Sholeh Tutup Mulut
Selasa, 18 Okt 2005 12:25 WIB
Jakarta - Suap kayaknya tidak pernah lepas dari hidup M Sholeh. Panitera Muda Pidana Pengadilan Tinggi DKI Jakarta itu saat ini sedang disidang dalam kasus suap Tengku Popon Syaifuddin. Eh, kini namanya disebut-sebut terlibat dalam suap yang melibatkan Probosutedjo.Hal ini jelas membuat Sholeh pusing tujuh keliling. Jadinya, dia lebih suka tutup mulut saat dikonfirmasi wartawan. Aksi diam Sholeh itu mengemuka saat dia jadi bidikan wartawan usai disidang dalam kasus suap Popon di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Senin (17/10/2005). Begitu keluar dari ruang sidang pukul 11.30 WIB, Sholeh langsung dikerubuti belasan wartawan.Saat ditanya belasan wartawan apakah benar dia menerima suap dari Probo ketika menangani kasus reboisasi HTI Rp 100,9 miliar, Sholeh diam seribu bahasa. Dia menutupi mulutnya dengan sebuah buku notes.Pada Senin (17/10/2005) kemarin, Probo mengakui dia telah menyuap hakim dan jaksa yang menangani kasusnya. Sholeh adalah panitera pengganti saat Probo mengajukan banding di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Saat itulah Sholeh disebut-sebut berperan sebagai pengantar duit suap Probo untuk majelis hakim. Di tingkat ini, hukuman Probo diperingan menjadi 2 tahun, sebelumnya 4 tahun di tingkat Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.Tak puas, Probo lalu kasasi ke MA. Nah, Probo mengaku menghabiskan Rp 16 miliar untuk memuluskan kasusnya ini. Rinciannya Rp 10 miliar di pengadilan tingkat pertama dan kedua, Rp 6 miliar di tingkat MA.Mohon MaafWartawan tidak putus asa tidak mendapatkan secuil jawaban dari Sholeh. Wartawan mengikuti ke mana Sholeh pergi. Termasuk saat Sholeh masuk ke ruangan untuk terdakwa di Pengadilan Tipikor. "Mohon maaf, saya tidak bisa menjawab. Karena saya lagi banyak pikiran," jawab Sholeh akhirnya. Sholeh tampak capek. Pria paruh baya yang mengenakan kemeja berdasi itu memegangi kepalanya.Ketika didesak terus, Sholeh berulang kali minta maaf. "Mohon maaf, sekali lagi mohon maaf," pintanya. Seorang wartawan meledek jawaban Sholeh. "Lebaran masih jauh, Pak." Tapi Sholeh tetap tidak bereaksi hingga wartawan pun meninggalkannya.
(nrl/)











































