Bakar Ruko, Iswandi Menyesal

Bakar Ruko, Iswandi Menyesal

- detikNews
Selasa, 18 Okt 2005 12:28 WIB
Jakarta - Penyesalan selalu datang terlambat. Itulah yang dirasakan Iswandi, pelaku pembakaran ruko PT Panca Kusuma di Kompleks Harmoni Plaza, Jakarta Pusat. Dia tidak menyangka aksi nekatnya memakan korban jiwa."Saya menyesal, niat saya hanya mau membakar kantor pabrik saja. Saya nggak nyangka kalau sampai ada korban jiwa," kata Iswandi terbata-bata di Mapolsek Gambir, Jalan Cideng Barat Dalam, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (18/10/2005).Wajah ayah dua anak ini tertunduk lesu sambil berusaha menjawab pertanyaan yang diajukan wartawan. Iswandi pun bersedia berbagi cerita. Aksi pembakaran diawali karena dirinya kesal di-PHK sebagai sopir yang telah dilakoninya selama sebulan sejak 12 September 2005."Saya menjadi sopir bos Eric Johanes. Selain itu, saya juga disuruh menagih utang. Pada 13 Oktober, setelah menagih utang sebesar Rp 600 ribu, uangnya hilang. Saya nggak tahu hilangnya di mana," urai Iswandi. Lalu, menurut Iswandi, dia melaporkan ke perusahaan dan diminta mengganti uang tersebut dengan membuat surat pernyataan, meninggalkan KTP, serta SIM. Iswandi lantas meminjam uang dari teman dan saudaranya untuk menggantikan uang perusahaan yang hilang.Iswandi mengaku dirinya sempat meminta agar perusahaan tidak memecatnya. Pada 17 Oktober, Iswandi pun bertemu dengan Ibu Paula, salah seorang pimpinan perusahaan, dan meminta agar dirinya tetap bekerja sampai utangnya kepada teman dan keluarga terbayarkan."Karena tidak diberi kesempatan, saya jengkel lalu keluar. Saya tahu ada bensin di belakang. Saya ambil bensin lalu saya siram, dan saya bakar," ujar Iswandi. (aan/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads