Flu Burung Terdeteksi di Yunani
Selasa, 18 Okt 2005 10:48 WIB
Jakarta - Virus flu burung kian mengganas. Kali ini avian flu terdeteksi di Yunani. Virus tersebut ditemukan pada hewan kalkun dari sebuah peternakan unggas di Pulau Inousses, Aegean, dekat pantai Turki.Demikian disampaikan Kementerian Pertanian Yunani, seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (18/10/2005).Namun para pakar masih harus melakukan sejumlah tes untuk memastikan apakah virus tersebut H5N1 yang bisa mematikan bagi manusia. Dibutuhkan waktu 7 atau 8 hari untuk mengetahui hal itu. Tes tersebut akan dilakukan di laboratorium bertaraf Uni Eropa di Kota Salonika, Yunani. "Institut Pusat Hewan telah memberitahu kami bahwa satu dari sembilan sampel unggas terbukti positif mengandung antibodi flu burung (H5)," demikian pernyataan Kementerian Pertanian Yunani. Flu burung bisa muncul dalam beberapa bentuk namun H5 saja tidak selalu mematikan bagi manusia.Sebelumnya diberitakan bahwa virus H5N1 telah ditemukan di Turki dan Rumania. Untuk mencegah penyebaran, kedua negara itu telah memusnahkan ribuan burung dalam beberapa hari ini. Sejauh ini belum ditemukan kasus flu burung pada manusia di Eropa.Strain H5N1 pertama kali muncul di Hong Kong pada tahun 1997. Saat itu wabah tersebut menyebabkan sekitar 1,5 juta unggas tewas atau dimusnahkan. Sebanyak 18 orang terinfeksi dan enam di antaranya meninggal.Wabah flu burung kembali muncul pada tahun 2003 di Korea Selatan dan menyebar ke Cina, Vietnam, Thailand, Laos, Indonesia, Turki dan Rumania. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus H5N1 sejauh ini telah menginfeksi 117 orang di empat negara Asia dan menewaskan sedikitnya 60 orang.
(ita/)











































