BBM Naik, Peminat KRL Melonjak
Selasa, 18 Okt 2005 10:34 WIB
Jakarta - Penumpang kereta listrik (KRL) di wilayah Jabodetabek melonjak seiring dengan kenaikan harga BBM yang menyebabkan tarif angkutan umum naik rata-rata 38 persen. Kenaikan penumpang per hari mencapai 2,6 persen.Demikian disampaikan oleh Kepala Humas PT Kerata Api (KA) Daops I Jabodetabek Ahmad Sujadi kepada detikcom, Selasa (18/10/2005)."Penumpang KRL di Jabodetabek meningkat sekitar 2,6 persen per hari setelah ada kenaikan harga BBM per 1 Oktober lalu," kata Ahmad Sujadi.Dicontohkannya, jumlah penumpang pada 1-12 September 2005 tercatat 3.396.493. Angka ini naik pada periode 1-12 Oktober 2005 yang menjadi 3.558.258. "Jadi ada kenaikan penumpang sekitar 161.765 penumpang. Jadi rata-rata per hari ada kenaikan jumlah penumpang sekitar 13.480 orang," ujarnya.Dalam kesempatan itu Ahmad Sujadi juga menjelaskan bahwa direksi PT KA telah menunda kenaikan tarif angkutan kereta ekspres untuk wilayah Jabodetabek. "Awalnya akan dinaikkan pada 13 Oktober, namun ditunda hingga 1 November untuk memberikan kesempatan masyarakat bernafas dulu," urainya.
(san/)











































