detikNews
Senin 22 Juli 2019, 11:34 WIB

Gubernur Sumsel Minta Tim Segera Tuntaskan Kasus Tewasnya Siswa SMA Taruna

Tim detikcom - detikNews
Gubernur Sumsel Minta Tim Segera Tuntaskan Kasus Tewasnya Siswa SMA Taruna SMA Taruna Indonesia di Palembang (Foto: Raja Adil Siregar/detikcom)
Palembang - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru minta tim investigasi secepatnya menyelesaikan kasus tewasnya 2 siswa di MOS di SMA Taruna Indonesia Palembang. Tim tersebut mulai bekerja pada hari ini.

"Jadi, tim khusus yang dibentuk tersebut bertujuan agar secepatnya dapat menyelesaikan masalah tersebut," kata Gubernur Herman Deru, di Palembang, yang dikutip dari Antara, Senin (22/7/2019).

Dia mengatakan, tim investigasi itu bersifat komprehensif, di antaranya terdiri dari orang tua, Dewan Pendidikan Kota Palembang dan Dewan Pendidikan Provinsi Sumsel. Sementara ini, jumlah anggota tim itu maksimal sembilan orang dan diketuai oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumsel.



Yang jelas, kata Deru, pihaknya tidak ingin kejadian tersebut semakin berlarut dan kembali berulang, sehingga tim tersebut harus bekerja secara maksimal. Bahkan, pihaknya minta satu minggu kasus tersebut dapat diketahui permasalahan yang sebenarnya. Menurutnya, jika persoalan ini merupakan kesalahan oknum, maka tim itu akan menyelidiki secara detail kenapa hal itu dapat terjadi.

"Jadi, itulah yang sedang diselidiki dengan menurunkan tim yang diharapkan dalam waktu dekat akan dapat menyimpulkan," ujarnya pula.

Namun, katanya lagi, bila itu kesalahan lembaga, maka pihaknya akan memberi sanksi sesuai aturan yang berlaku.



"Kejadian itu diharapkan menjadi pelajaran bagi seluruh penyelenggara pendidikan, karena dalam menuntut kedisiplinan tidak harus menggunakan kekerasan," ujar Deru.

Untuk diketahui, Delwyn Berli Juliandro meninggal di RS Myria, Palembang. Korban disebut sempat kejang-kejang dan pingsan saat mengikuti rangkaian kegiatan MOS, Jumat (12/7) malam. Selain Delwyn, ada korban bernama Wiko Jeriyanda (16), yang meninggal pada Jumat (19/7) malam pasca-operasi usus. Keluarga menyebut Wiko masih sehat sebelum mengikuti masa orientasi siswa (MOS) di sekolah sampai akhirnya menjalani operasi usus.
(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com