Hujan Akan Terus Mengguyur Jabodetabek

Hujan Akan Terus Mengguyur Jabodetabek

- detikNews
Senin, 17 Okt 2005 00:04 WIB
Jakarta - Hujan diprediksi akan terus mengguyur Jabotabek hingga awal Nopember nanti. Bulan Oktober ini masih dalam bulan transisi atau pancaroba. Hujan akan disertai petir, angin kencang, dengan intensitas hujan lebat serta bersifat lokal atau tidak merata. Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) memperkirakan curah hujan berkisar kurang dari 20 mm/24 jam. "Jadi boleh dikatakan pada bulan transisi ini keadaan cuaca akan berfluktuasi namun hujan akan lebih sering pada sore atau malam hari," ujar Kepala Sub Bidang Informasi Meteorologi Publik BMG Pusat Achmad Zakir dalam siaran pers yang diterima detikcom, Senin (17/10/2005).Meskipun pada bulan Oktober ini wilayah Jakarta sudah mulai sering ada hujan , namun jumlah curah hujannya dikategorikan belum termasuk kriteria musim hujan. Musim hujan akan berlangsung jika pada 10 hari (dasarian) pertama sudah mencapai 50 mm kemudian diikuti dengan dasarian berikutnya."Hujan yang terjadi pada tanggal 15 Oktober 2005 belum dikategorikan memasuki musim hujan, melainkan masih berlangsungnya bulan pancaroba, karena daerah hujan masih sporadis dan kejadiannya pada sore hari," tambahnya. Catatan curah hujan paling besar adalah 46 mm (lebat) di Kemayoran, Bekasi 40 mm (lebat), sedangkan wilayah lainnya dibawah 10 mm. Hujan lebat, petir, dan angin kencang pada Bulan Oktober (bulan pancaroba) berasal dari awan konvektif artinya awan yang menjulang tinggi yang didalamnya terdapat ion-ion dan arus turun naik, sehingga awan tersebut sering menimbulkan petir dan angin kencang ."Kondisi itu pun dapat dimengerti karena menjelang awal musim hujan biasanya akan diawali dengan bulan transisi dari kemarau ke musim hujan, dimana pada bulan transisi ini sering ada cuaca yang tiba-tiba berubah," jelasnya. (ddn/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads