Diduga Keracunan, 10 Buruh di Makassar Dilarikan ke RS

Diduga Keracunan, 10 Buruh di Makassar Dilarikan ke RS

- detikNews
Senin, 17 Okt 2005 22:37 WIB
Makassar - 10 orang buruh wanita di PT Mega Pratama Indo, sebuah perusahaan pengekspor ikan, dilarikan ke RS Wahidin Sudirohusodo dan RS Daya, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Senin (17/10/2005). Diduga mereka keracunan gas amoniak. Kejadian ini berawal ketika belasan buruh wanita melakukan pengepakan ikan di dalam ruang pendingin. Namun tak disangka-sangka, sekitar pukul 12.00 Wita, tiba-tiba beberapa orang pekerja terjatuh dan pingsan. Lantaran kaget, sejumlah temannya langsung membawanya ke rumah sakit. Tujuh orang diantaranya dilarikan ke RS Wahidin Sudirohusodo, dan tiga lainnya di RS Daya. "Tidak tahu, tiba-tiba saja mereka pingsan. Saya tidak lihat langsung, saya hanya diberitahu. Saya kan staf administrasi jadi tidak tahu menahu soal pengepakan itu," ujar Arni, salah seorang staf administrasi PT Mega Pratama Indo, yang ditemui di RS Wahidin Sudirohusodo. Sementara itu, dokter yang menangani para korban keracunan ini menduga kalau perempuan ini keracunan gas amoniak. "Dugaan sementara mereka keracunan gas amoniak," ujar Dr Khalid Saleh, kordinator instalasi gawat darurat RS Wahidin Sudirohusodo, ketika ditemui wartawan. Menurut Khalid, gas ini ditengarai menyebar lewat penyejuk ruangan (AC) di ruang pendingin. "Itu dugaan sementara. Belum kami ketahui banyak, karena staf yang membawa para pasien ini masih enggan berkomentar lebih banyak saat kami tanya," ujar Khalid. Hingga kini tujuh pasien di RS Wahidin Sudirohusodo masih terbaring lemas di Unit Gawat Darurat. "Kepala saya masih pusing," keluh Kasturi, salah seorang korban keracunan. Karena masih pusing, Kasturi pun masing enggan untuk menceritakan kronologis kejadiannya. Selain Kasturi, enam korban lainnya yang dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo yakni Hasmania, Rosdiana, Iin, Sunarti, Nurlaila, dan Marni. (ddn/)


Berita Terkait