Ketiban Dana SLT, Warga Miskin Bantul pun Berbagi Derita

Ketiban Dana SLT, Warga Miskin Bantul pun Berbagi Derita

- detikNews
Senin, 17 Okt 2005 19:27 WIB
Yogyakarta - Begini cara orang miskin membantu sesamanya. Warga miskin di Bantul, Yogyakarta, ada yang rela berbagi derita dengan memberikan sepertiga dana yang diterimanya untuk diberikan kepada warga miskin yang tidak memperoleh dana kompensasi.Kejadian langaka itu terjadi di Dusun Sraten Desa Mulyodadi Kecamatan Bambanglipuro Kabupaten Bantul. Sebanyak 50 warga miskin yang menerima dana kompensasi itu secara sukarela dan ikhlas, masing-masing memberikan uang sebesar Rp 100 ribu kepada 30 warga miskin yang tidak menerima.Sepertiga dana bantuan yang diterima itu diberikan sebagai bentuk solidaritas sesama warga miskin. Hebatnya lagi, solidaritas saling berbagi itu diantaranya dilakukan sesama janda yang sama-sama miskin. Ny Kromoardjo (70) warga Dusun Sraten setelah menerima uang sebesar Rp 300 ribu untuk tiga bulan itu, sebesar Rp 100 ribu kemudian diberikan kepada tetangganya yang juga miskin, Ny Mardji (63). Meski dirinya menerima dana kompensasi, Kromoardjo mengaku tidak tega melihat ada tetangganya yang juga miskin tidak menerima."Saya memberikannya uang itu juga ikhlas. Saya hanya merasa kasihan kenapa dia tidak menerima,sedangkan warga lainnya banyak yang menerima," kata Ny Kromoardjo yang sehari-harinya sebagai buruh tani itu.Meski masih menyimpan uang sebesar Rp 200 ribu, dia mengaku belum tahu uang itu akan digunakan untuk apa, apakah untuk membeli beras atau kebutuhan lainnya. "Uang itu masih saya simpan, untuk jaga-jaga bila benar-benar membutuhkan suatu waktu nanti. Kalau untuk makan masih bisa cari dengan cara lain," kata janda dengan lima orang anak itu.Sementara itu, Ny Mardji menuturkan, dirinya tidak tahu kenapa Mbah Kromo pada hari Minggu(16/10/2005) siang kemarin datang ke rumahnya untuk memberikan uang sebesar Rp 100 ribu itu. Uang itu sampai sekarang juga belum digunakan untuk apa-apa dan masih tersimpan di rumah. Dia hanya mengharapkan pada tahap kedua nanti juga dapat memperoleh dana kompensasi BBM."Uang itu untuk pegangan saja, bila tahap kedua nanti saya mendapatkan uang itu akan saya kembalikan lagi ke Mbah Kromo," tutur Murdji.Kepala Dusun Sraten, Agus Daruji kepada wartawan dirumahnya, Senin (17/10/2005) mengatakan pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa dengan yang dilakukan warganya. Hal itu terjadi bukan karena ada rekayasa atau perintah darinya atau pengurus RT, namun benar-benar inisiatif warga sebagai bentuk solidaritas. "Mereka mengaku merasa senasib dan tidak rela ada warga yang tidak mendapat sehingga kemudian ada yang berinisiatif memberikan Rp 100 ribu kepada yang tidak mendapat," katanya.Agus menambahkan pada saat pendataan oleh petugas pihaknya mengajukan sebanyak 80 KK yang tergolong miskin. Namun pada saat pencairan hanya 50 keluarga miskin yang mendapatkannya. Dia mengharapkan 30 warganya yang tidak mendapatkan dana kompensasi tahap pertama itu, akan mendapatkan pada tahap kedua nanti. (ddn/)


Berita Terkait