Berebut Pasar Murah, 4 Nenek Tanah Abang Semaput
Senin, 17 Okt 2005 17:43 WIB
Jakarta - Presiden SBY ngabuburit ke Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2005) sore ini. Dia meninjau pasar murah. Ribuan orang memadati pasar murah itu hingga empat nenek renta pingsan karena berebutan.Pasar murah itu digelar di pelataran Kantor Dinas Teknis DKI Jakarta, Jl Taman Jatibaru, Jakarta Pusat. Kegiatan ini disponsori oleh pengusaha papan atas Rahmat Gobel dan Hartati Murdaya. Sejak pukul 13.00 WIB, warga sekitar sudah antre ingin berbelanja. Padahal pasar baru dibuka selepas ashar.Saking berjubelnya pembeli, beberapa nenek jatuh pingsan. Mereka segera dipinggirkan dari kerumuman. Masyarakat berebutan membeli karena harga dagangan pasar murah itu cukup miring.Dengan uang Rp 10 ribu, warga bisa mendapatkan paket yang berisi 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula, biskuit, susu kental manis, dan 5 bungkus mi instan. Dengan menambahkan uang Rp 5 ribu lagi, paket itu ditambah dengan beberapa batang sabun mandi, sabun colek, dan deterjen.SBY meninjau lokasi sekitar pukul 17.00 WIB. Dia didampingi oleh Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, Mensos Bachtiar Chamsyah dan Menko Kesra Alwi Shihab. Semuanya didampingi sang istri.Kehadiran SBY yang mengenakan kemeja koko putih ini tentu saja membuat pasar murah untuk kaum duafa itu heboh. Mereka berebutan bersalaman dengan SBY. Sutiyoso juga mendapat sambutan antusias.
(nrl/)











































