detikNews
2019/07/18 22:02:46 WIB

Round-Up

Ketika Pemkot Padang Tutup 'Neraka'

Tim detikcom - detikNews
Halaman 2 dari 2
Ketika Pemkot Padang Tutup Neraka Warung mi neraka (Foto: Sulthan Jeka Kampai/detikcom)


Adapun warung mi tersebut menyajikan makanan panas ke konsumennya. Sesuai dengan namanya, 'Mie Api Narako' tergolong 'panas' ketika disantap karena saking pedasnya. Level pedas yang dipakai juga menggambarkan level panas api neraka.

Pemilik warung 'Mie Narako', Aulia, mengatakan 'Mie Narako' menyajikan kuliner bercita rasa pedas. Ide penggunaan nama 'neraka' bertujuan agar cepat dikenal atau viral di media sosial.

"Ide ini muncul karena ingin usaha yang praktis. Kita berpikiran bikin mi pedas yang terjangkau. Nama 'Narako' kita ambil agar kita dapat viralnya. Alhamdulillah banyak yang tertarik," kata Aulia saat ditemui wartawan.



Karena namanya mi neraka, Aulia pun membuat menu layaknya di neraka. Ada 'Mie Narako Well', 'Mie Narako Jahanam dan Jahanam Plus', serta ada 'Mie Narako Larva'.

"Kita bisa habiskan 100 dus mi dalam sehari," jelas Aulia.

Salah seorang pengunjung bernama Ari mengatakan hampir setiap hari datang ke warung 'Mie Api Narako'. Biasanya dia memesan menu level 8.

"Saya tiap hari datang ke sini. Kadang bisa (yang) level 7 atau level 8. Lebih pedas, tapi enak. Di sini enak. Ramai, bisa ketemu teman," kata Ari.


(rvk/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com