Seratusan Wartawan Padang Demo Korem 032 Wirabraja

Seratusan Wartawan Padang Demo Korem 032 Wirabraja

- detikNews
Senin, 17 Okt 2005 14:27 WIB
Padang - Sekitar seratus wartawan dari berbagai media di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), melakukan aksi demonstrasi ke markas Korem 032 Wirabraja Padang, Jalan Sudirman, Senin (17/10/2005). Aksi wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Sumatera Barat Anti Premanisme tersebut merupakan reaksi atas penganiayaan yang dialami dua wartawan Harian Posmetro Padang, Jumat (14/10/2005) lalu.Dalam orasi yang dilakukan secara bergantian, para wartawan berkali-kali menyebutkan bahwa tindak kekerasan yang dialami dua wartawan Posmetro Padang, Ermansyah dan Dasman Boy, jelas-jelas telah melecehkan fungsi pers dan menodai profesi wartawan. Mereka menuntut agar oknum anggota TNI Sertu Usman yang memicu terjadinya pemukulan tersebut diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.Selain berorasi dan membentangkan sejumlah poster, para wartawan juga menyampaikan pernyataan sikap yang isinya antara lain meminta pimpinan TNI untuk menindak tegas anggotanya yang menjadi beking atau terlibat dalam bisnis ilegal, menuntut Danrem untuk meminta maaf secara terbuka atas prilaku anggotanya yang tidak lagi bisa dikontrol, dan menuntut Pangdam Bukit Barisan untuk mencopot Danrem 032 Wirabraja jika tidak sanggup menindak anggotanya yang sudah mencoreng nama kesatuannya.Demonstrasi tersebut merupakan aksi gabungan wartawan dari seluruh media cetak dan elektronik di Kota Padang yang tergabung di berbagai organisasi kewartawanan, seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang, Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) dan lainnya. Seperti diberitakan, dua wartawan Harian Posmetro Padang tersebut dipukuli oleh sedikitnya enam orang karyawan gudang kayu milik Labai di Bungus Teluk Kabung Padang, Jumat (14/10/2005) lalu. Pemukulan yang mengakibatkan tulang rusuk Ermansyah sebelah kanan bergeser dan muka Dasman Boy bengkak tersebut dipicu oleh oknum anggota TNI Sertu Usman yang kabarnya bertindak sebagai beking gudang kayu tersebut. Waktu itu, Dasman Boy dan Ermansyah ditugaskan kantornya untuk meliput dugaan "kencing BBM" yang konon ditimbun di gudang kayu milik Labai. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads