Sedang Melamar Pekerjaan, Eh...Malah Jadi Korban Kebakaran
Senin, 17 Okt 2005 14:19 WIB
Jakarta - Nasib tak mujur dialami Suryanti. Sebenarnya, dia datang ke ruko PT Panca Kusuma Aneka Kimia untuk panggilan interview pekerjaan. Tapi, saat dirinya sedang diwawancara, ruko yang terletak di Harmoni Plaza itu terbakar. Beruntung Suryanti bisa menyelamatkan diri. Dia nekat melompat dari lantai dua. Wawancara memang dilakukan di lantai dua. Selain Suryanti, masih ada seorang lagi yang juga diwawancara di lantai dua. Kini, Suryanti masih dirawat secara intensif di RS Tarakan, Jl. Kiai Caringin, Jakarta Pusat. Dia mengalami patah tangan. Tim dokter sedang mengoperasi tangannya yang patah itu. Cerita yang dialami Suryanti ini disampaikan Misngat, sopir PT Panca Kusuma Aneka Kimia saat ditemui detikcom di RS Tarakan, Senin (17/10/2005). Hingga saat ini, sebagian korban luka masih berada di UGD RS Tarakan, yaitu Teti, Kartono, Dody, dan Suryanti. Sisanya sudah masuk ke ruang perawatan. Menurut Misngat, jumlah karyawan yang saat itu berada di dalam ruko 10 orang. Dengan ditambah dua orang yang sedang wawancara, maka ada 12 orang yang berada di dalam ruko. Misngat tidak mengetahui persis kronologi kejadian. Sebab, saat kebakaran terjadi, dirinya disuruh mengantar Ny Hani Johannes, istri pemilik perusahaan, ke bank. "Tiga puluh menit kemudian saya kembali ke kantor, semua lantai sudah terbakar," ungkap dia. Akibat kebakaran ini, tiga orang tewas dan enam orang lainnya mengalami luka. Ketiga korban tewas merupakan karyawan PT Panca Kusuma Aneka Kimia, yaitu Rani, Meliana, dan Tjoeng Fong Kiaw. Tjoeng Fong merupakan sekretaris perusahaan tersebut dan masih kerabat Ny Heni Johannes.
(asy/)











































