Seorang Ibu dengan Perut Robek Lompat dari Lantai Dua
Senin, 17 Okt 2005 13:51 WIB
Jakarta - Saat kebakaran terjadi, teriakan histeris minta tolong bersahut-sahutan terdengar dari dalam ruko PT Panca Kusuma. Namun, begitu api membesar, teriakan itu tak terdengar lagi. Ada juga seorang ibu dengan perut robek melompat dari lantai dua. Kesaksian ini disampaikan Saftine (49) dan Ny Lina (48), yang berada di ruko sebelah kiri ruko PT Panca Kusuma yang berada di kompleks Harmoni Plaza, Jl. Suryopranoto, Jakarta Pusat. Kebakaran itu mulai terjadi sekitar 10.30 WIB, Senin (17/10/2005). "Saya kaget juga ada kebakaran. Tiba-tiba ada perempuan di lantai dua berteriak minta tolong berkali-kali. Saat saya keluar, api telah membesar di lantai dua. Saat itu, teriakan itu kemudian tak terdengar lagi. Kemungkinan perempuan yang berteriak minta tolong itu meninggal," kata Saftine. Tak lama kemudian, kata dia, juga ada seorang ibu yang mengalami luka di bagian perutnya melompat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri. "Beruntung, kami di bawah bersama-sama menangkapnya saat jatuh ke tanah," kata Saftine. Perut seorang ibu itu tampak robek dan mengeluarkan banyak darah. Kemungkinan, perutnya terkena pecahan kaca. Seusai melompat, ibu itu kemudian dilarikan oleh ambulans ke RS Tarakan. "Sepertinya dia selamat," kata Ny Lina. Sebenarnya, kata Ny Lina, orang-orang yang saat itu berada di kompleks Harmoni Plaza telah berusaha untuk memadamkan api dengan selang dan ember. Namun, karena ruko itu menyimpan banyak bahan kimia, maka api sulit dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran sendiri baru datang 20 menit kemudian. Sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Api baru padam sekitar pukul 11.55 WIB. Baik Saftine, maupun Ny Lina membenarkan bahwa sebelum kebakaran terjadi, ada seseorang yang melempar bom molotov ke lantai dua ruko tersebut. Setelah melakukan aksinya, pelempar bom molotov yang belakangan diketahui bernama Iswandi, salah seorang karyawan PT Panca Kusuma, itu ditangkap Satpam dan warga. Bahkan, Iswandi dihajar massa, hingga mukanya babak belur. Sepeda motor yang dipakai Iswandi juga dihancurkan massa. Dengan muka bonyok, akhirnya Iswandi diamankan Satpam dan diserahkan kepada polisi. Hingga pukul 13.30 WIB, lokasi kebakaran masih menjadi tontonan warga. Ruko yang hangus itu saat ini telah dipasangi police line. Sementara ruko-ruko yang berada di kompleks Harmoni Plaza tampak tutup.
(asy/)











































