Iswandi Lempar Bom Molotov ke Ruko karena Di-PHK
Senin, 17 Okt 2005 13:13 WIB
Jakarta - Pelempar bom molotov ke ruko PT Panca Kusuma yang mengakibatkan ruko tersebut terbakar, Iswandi, hingga kini masih diperiksa intensif di Mapolsek Gambir, Jakarta Pusat. Iswandi mengaku melempar bom molotov ke ruko tersebut karena dirinya di-PHK mulai hari ini. Iswandi telah bekerja di perusahaan milik Erik Johannes (28) itu sejak setahun lalu. Dia sehari-hari bertugas sebagai sopir. Namun, menjelang Lebaran, kabar buruk malah menerpanya. Dia akan di-PHK pemilik perusahaan itu. PHK berlaku mulai hari ini. "Untuk sementara motifnya karena Iswandi akan di-PHK mulai hari ini," kata Kepala Pos Polisi (Kapospol) Roxy AKP Bino kepada wartawan di lokasi kebakaran, Jl. Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2005). Benarkah Iswandi akan di-PHK? Erik Johannes, pimpinan PT Panca Kusuma, belum bisa berkomentar apa-apa. Dia masih terlihat shock dan termenung di depan rukonya yang terbakar. Akibat kebakaran ini, Erik mengalami luka di bagian kakinya, namun tidak parah. Perusahaan Erik ini bergerak dalam penjualan bahan-bahan kimia. Erik sendiri beralamatkan di Jl. Jambu no 23 RT 5. RW 2 Gondangdia, Jakarta Pusat. Ada BBM 1 Drum AKP Bino juge menjelaskan mengapa api yang membakar ruko tersebut sulit dipadamkan. Salah satunya, kata Bino, karena di dalam ruko terdalam 1 drum dan beberapa jerigen BBM. "Mungkin pemilik ruko menimbun BBM untuk persediaan," kata Bino. Akibat kebakaran ini, 3 orang tewas dan 6 orang lainnya terluka. Mereka telah dilarikan ke RS Tarakan. Sebagian di antara mereka bernama Apong, Rani, Yohan, Tintin, Meliana, dan Atin. Mereka karyawan perusahaan itu.
(asy/)











































