PPP Merasa Pantas Dapat Kursi Pimpinan MPR: Hakikatnya Kebersamaan

PPP Merasa Pantas Dapat Kursi Pimpinan MPR: Hakikatnya Kebersamaan

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 17 Jul 2019 16:49 WIB
PPP Merasa Pantas Dapat Kursi Pimpinan MPR: Hakikatnya Kebersamaan
Rombongan DPP PPP (Foto: Noval Dwhinuari Antony/detikcom)
Jakarta - Sebagai salah satu partai koalisi pemenang Pemilu 2019, PPP merasa pantas mendapatkan satu kursi pimpinan MPR. Ketua DPP PPP Rusly Effendi menyebut pembahasan kursi MPR hakikatnya kebersamaan.

"Kan hakikatnya komunikasi, kompromi, kebersamaan. Saya yakin PPP pasti diberikan yang pantas di situ dan PPP sebetulnya pimpinan MPR sudah pernah, Pak Lukman," ujar Rusly kepada wartawan di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/7/2019).


PPP Merasa Pantas Dapat Kursi Pimpinan MPR: Hakikatnya KebersamaanKetua DPP PPP Rusly Effendi (Foto: Rolando Fransiscus Sihombing/detikcom)

Untuk mendapatkan kursi pimpinan MPR, PPP akan membicarakan hal tersebut dalam pertemuan selanjutnya dengan partai-partai koalisi Jokowi-Ma'ruf. PPP berkeinginan mendapatkan satu kursi pimpinan MPR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti dibicarakan lintas parpol di pertemuan selanjutnya. Ya tentu, keinginan kita seperti dulu, pimpinan MPR," kata Rusly.

Saat ditanyakan apakah partai di luar koalisi bisa mendapatkan satu kursi pimpinan MPR, PPP tidak menutup kemungkinan tersebut. "Ya mungkin aja (partai luar koalisi bergabung), nanti bahas di pertemuan partai politik," imbuh Rusly.


Dalam UU MD3 Pasal 427C, pimpinan MPR setelah hasil Pemilu 2019 terdiri atas 1 ketua dan 4 wakil. Pimpinan dipilih dari dan oleh anggota MPR dalam satu paket yang bersifat tetap.

Tiap fraksi dan kelompok anggota dapat mengajukan satu orang bakal calon pimpinan MPR. Kemudian, pimpinan MPR dipilih secara musyawarah untuk mufakat dan ditetapkan dalam rapat paripurna MPR.

(gbr/gbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini