ADVERTISEMENT
detikNews
Rabu 17 Juli 2019, 16:38 WIB

Pertamina Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Bumi Halmahera Selatan

Moch Prima Fauzi - detikNews
Pertamina Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Bumi Halmahera Selatan Foto: Dok. Pertamina
Jakarta - Pascagempa berkekuatan 7,2 pada skala Richter (SR) di 62 kilometer timur laut Labuha, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Minggu (14/7/2019) pukul 18.10 WIT, Pertamina mengirimkan bantuan langsung ke lokasi pengungsian yang berada di wilayah Desa Wayatim dan Yomen, Halmahera Selatan, pada Selasa (16/7/2019).

Bantuan diserahkan oleh Tim Pertamina Peduli di dapur umum posko pengungsian Desa Yomen, Kepulauan Joronga, Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR VIII PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho, menyampaikan Tim Pertamina Peduli langsung terjun ke lokasi yang terkena dampak gempa bersama dengan di beberapa titik.


"Tim Pertamina Peduli beserta TNI, aparat Kepolisian, dan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara bergerak dari Labuha untuk meninjau lokasi terdampak serta menyerahkan bantuan untuk korban gempa yang mengungsi di Desa Wayatim, Bacan Timur, serta Desa Yomen, Kepulauan Jaronga, Halmahera Selatan," ujar Brasto dalam keterangan tertulis, Rabu (17/7).

Pertamina Peduli bersama dengan tim BUMN Hadir Untuk Negeri terus memantau perkembangan dan mengirimkan bantuan untuk korban bencana alam gempa bumi di wilayah Halmahera Selatan. Bantuan dikirimkan dari Labuha menuju Desa Wayatim menggunakan kapal speedboat dengan waktu tempuh selama 2 jam. Perjalanan dilanjutkan menuju Desa Yomen dengan waktu tempuh 2,5 jam dari Desa Wayatim.

"Bantuan yang diserahkan berupa makanan dan minuman dalam kemasan, peralatan memasak, kompor gas, BrightGas tabung 5,5 kg, tikar, selimut, dan lain-lain," tambahnya.


Pertamina juga memastikan kebutuhan BBM masyarakat Halmahera Selatan dapat terus terpenuhi tanpa kendala. Operasional Pertamina di sekitar wilayah gempa Halmahera Selatan, yakni Terminal BBM Labuha dan lembaga penyalur, dilaporkan dalam keadaan aman serta tidak ada kerusakan sarana dan fasilitas penyaluran BBM sehingga operasional.

Pertamina terus mengantisipasi potensi adanya gempa susulan di wilayah tersebut. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menetapkan status tanggap darurat tujuh hari sampai dengan Minggu (21/7) mendatang.

Simak Video "Gempa Maluku Terasa Hingga Australia, BMKG: Sebarannya Luas"
[Gambas:Video 20detik]

(prf/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed