detikNews
Rabu 17 Juli 2019, 14:33 WIB

BMKG Jelaskan Sebab Suhu di Bali Terasa Dingin Meski Cuaca Terik

Aditya Mardiastuti - detikNews
BMKG Jelaskan Sebab Suhu di Bali Terasa Dingin Meski Cuaca Terik Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom
Denpasar - Belakangan ini, cuaca di Bali terasa panas menyengat. Namun embusan angin juga kencang sehingga terasa dingin. Apa sebabnya?

Prakirawati BMKG Denpasar Kadek Setiya Wati mengatakan, pada bulan ini, angin monsun Australia dominan berembus di Bali. Ini mengakibatkan Bali menjadi kurang hujan.

"Pada bulan Juli seperti saat ini, angin monsun Australia lebih dominan berembus di mana angin ini membawa massa udara yang kering sehingga wilayah Bali kurang hujan (musim kemarau). Dalam musim kemarau, cuaca dominan cerah dengan tutupan awan yang relatif sedikit," kata Kadek ketika dimintai konfirmasi, Rabu (17/7/2019).

Dia menambahkan, selama musim kemarau, angin bakal berembus lebih kencang. Siang hari ini, misalnya, dilihat dari aplikasi ramalan cuaca, suhu di Denpasar mencapai 28 derajat Celsius, tapi angin terus berembus kencang dan malah terasa dingin.

"Penjelasannya karena pada musim kemarau liputan awan cenderung sedikit. Akibatnya, pada siang hari sinar matahari banyak yang mencapai permukaan bumi (tidak banyak terhalang awan) sehingga terasa panas," terangnya.


Begitu juga pada malam hari, suhu bakal terasa dingin. Apalagi, jika tutupan awan sedikit, pelepasan radiasi gelombang panjang lebih efektif.

"Sementara itu, pada malam/dini hari, di mana pada malam hari Bumi melepaskan radiasi gelombang panjang, apabila tutupan awan sedikit, maka pelepasan radiasi tersebut dapat berlangsung lebih efektif sehingga permukaan bumi mendingin lebih cepat, maka dirasakan suhu udara yang cenderung dingin pada malam harinya," terangnya.

Suhu dingin ini diprediksi bakal dialami Bali hingga bulan depan. "Suhu udara yang dingin ini berpeluang terjadi, terutama pada puncak musim kemarau sekitar bulan Juni-Juli-Agustus," jelas Kadek.

Simak Video "Jangkrik Aduan, Denpasar, Bali"
[Gambas:Video 20detik]

(ams/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com