detikNews
Senin 15 Juli 2019, 01:56 WIB

Kepala BPKD Pematangsiantar Jadi Tersangka Pungli Insentif Pegawai

Budi Warsito - detikNews
Kepala BPKD Pematangsiantar Jadi Tersangka Pungli Insentif Pegawai Kompol Hartono (tengah) saat memeriksa. Berkas usai melakukan OTT di Kantor BPKD Kota Pematang Siantar, Sumut, Kamis (11/7). (Dok Polda Sumut)
Medan - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara (Sumut) kembali menetapkan tersangka baru usai Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Tersangka baru itu adalah Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Pematangsiantar Adiyaksa Purba.

Selain ditetapkan sebagai tersangka, terhadap yang bersangkutan juga dilakukan penahanan. "Sudah kita tangkap dan tahan tadi malam," ujar Kompol Hartono Kanit 4 Subdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut, Minggu (14/7/2019) malam.



Kepala BPKD Pematangsiantar Adiyaksa Purba ditetapkan sebagai tersangka kasus pemotongan insentif pekerja pemungut pajak. Kegiatan itu sudah berlangsung lama dan mengalir kepadanya.

Dengan penetapan Adiyaksa Purba sebagai tersangka, kini sudah dua orang yang berstatus tersangka dalam kasus pemotongan 15 persen insentif pekerja pemungut pajak.



Sebelumnya, polisi menetapkan Erni Zendrato Bendahara Pengeluaran BPKD Kota Pematang Siantar sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Ia ikut terjaring dalam OTT di Kantor BPKD Kota Pematangsiantar, Sumut oleh Unit 4 Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut, Kamis (11/7/2019).

Erni Zendrato menyandang status tersangka, Jumat (12/72/2019). Tiga orang terjaring dalam OTT tersebut. Penyidik mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp 186 juta dari kantor yang beralamat di Jalan Merdeka No 8 Pematangsiantar itu.



Simak Video "Wihara dan Patung Dewi Kwan Im Di Pemantangsiantar "
[Gambas:Video 20detik]

(dnu/dnu)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com