Kakak-Adik Terkena DBD, Pasien di RS Budi Asih 36 Orang
Minggu, 16 Okt 2005 11:37 WIB
Jakarta - Pasien demam berdarah dengue (DBD) yang dirawat di RS Budi Asih, Jakarta Timur makin bertambah. Hingga saat ini, ada 36 pasien yang masih dirawat. Salah seorang pasien terpaksa dirawat di lorong ruangan. Informasi yang didapatkan detikcom, Minggu (16/10/2005) dari petugas RS Budi Asih, total ada 36 pasien DBD yang dirawat di RS yang beralamatkan di Jl. Dewi Sartika, Jakarta Timur ini. 13 Pasien di antaranya adalah anak-anak. Banyaknya pasien DBD ini membuat ruang perawatan kelas III untuk dewasa penuh. Bahkan, ada seorang pasien yang terpaksa dirawat di lorong ruang Melati. Pasien ini tampak terbaring di ranjang dengan diinfus. Sementara pasien anak-anak ditempatkan di ruang Dahlia yang juga kelas III. Perawatan di kelas III digratiskan bagi penderita DBD. Dari 13 pasien anak-anak, dua di antaranya adalah kakak beradik, yaitu Siti Roza (9) dan M Rizki (3,5). Rizki yang masuk ke RS Budi Asih pada Jumat (14/10/2005) malam, kondisinya cukup mengkhawatirkan. Tubuhnya dipenuhi 3 selang infus, dan 1 selang pernafasan. Rizki dirawat di ruang Dahlia. "Keadaannya sekarang sudah jauh lebih baik," kata ayahnya, Asep Rasyid (32) saat ditemui detikcom. Sedangkan Siti Roza (9) masuk RS Budi Asih pada Sabtu (15/10/2005) malam. Kondisi Siti jauh lebih baik dibanding Rizki. Siti masih bisa duduk dan makan dengan disuapi ayahnya. Selama ini Asep tinggal di RT 003, RW 006, Cawang III nomor 40, Jakarta Timur. Di RT-nya, tidak hanya anaknya yang terkena DBD. "Di RT saya sudah ada empat keluarga yang terjangkit DBD," ujar dia.
(asy/)











































