Heli Twinpack yang Jatuh di Papua Belum Juga Ditemukan

Heli Twinpack yang Jatuh di Papua Belum Juga Ditemukan

- detikNews
Minggu, 16 Okt 2005 10:33 WIB
Jakarta - Hingga hari kelima, heli Twinpack milik TNI AU yang diyakini jatuh di Jayapura, Papua, belum juga ditemukan. Tim TNI AU masih melanjutkan pencarian heli dan awaknya, Minggu (16/10/2005), melalui udara dan darat.Kadispen TNI AU Marsekal Pertama Sagom Tamboen mengungkapkan 11 pesawat dikerahkan untuk melanjutkan pencarian heli yang hilang sejak Rabu (12/10/2005) lalu. "Cuaca hari ini bagus, kita akan kerahkan 11 pesawat," kata Sagom saat dihubungi detikcom pukul 10.00 WIB. Selain lewat udara, pencarian heli akan juga dilakukan lewat darat. "Kapolda dan Pangdam Papua sudah mengerahkan kekuatannya untuk mencari heli lewat jalur darat," ungkap dia. Sulitnya pencarian heli naas ini, disebabkan karena medan di Papua yang cukup sulit, yang terdiri dari pegunungan dan hutan. Hingga kini, belum diketahui secara persis di mana titik lokasi jatuhnya heli berawak empat orang itu. Namun, heli diduga jatuh di selatan Sentani, Papua. Di tempat yang terdiri dari hutan dan pegunungan ini, kemungkinan tidak ada hunian warga. "Hingga saat ini, belum ada laporan dari warga yang melihat jatuhnya heli," ujar Sagom. Heli yang hilang ini dipiloti oleh Kapten (Pnb) Beceu. Bertindak sebagai Kopilot Lettu (Pnb) Satria. Dua awak lainnya bertindak sebagai teknisi, yaitu Sersan Pertama (Serma) Haryadi dan Serma Purnomo. Keempat personel yang di-BKO-kan di Papua ini berasal dari Lanud Atang Senjaya, Bogor. Menurut Sagom, para keluarga awak heli saat ini sudah pasrah atas kecelakaan ini. "Ada sebagian keluarga yang sudah merapat ke Papua," kata Sagom. (asy/)


Berita Terkait