Meski Diperbaiki, Jalur Pantura Jateng Masih Rawan Macet
Minggu, 16 Okt 2005 00:10 WIB
Semarang - Bagi anda pemudik yang akan melintasi jalur pantura, Jawa Tengah, bersiap-siap saja dengan kemacetan. Sebab, meski diperbaiki, jalur tersebut tetap diprediksi rawan macet."Tapi kami memperkirakan H-7, perbaikan itu belum selesai. Jadi pemudik tetap harus berhati-hati jika melewati jalur itu," katakan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto usai menerima gelar doktor honoris causa dari Undip Semarang di Kampus Undip, Tembalang, Semarang, Sabtu (15/10/2005).Djoko mengemukakan saat ini pemerintah terus memperbaiki jalan untuk menghadapi arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 2005. Jalan yang semula hanya dua jalur, akan diperluas menjadi empat jalur. "Tapi ini tetap akan menjadi titik kemacetan selama arus mudik mendatang," jelasnya.Jalur yang masih diperbaiki, lanjut Djoko, diantaranya dari Cimanuk menuju Loh Bener hingga Cirebon dan sebagian jalur Pantura di Jawa Tengah. Perbaikan jalan itu diharapkan bisa mengurangi kemacetan yang selalu terjadi selama ini. "Saya berharap H-7 nanti kondisi jalan sudah lebih baik, sehingga arus mudik lebih lancar," katanya pendek.Di Pantura Jateng, titik macet berada di Pemalang, kemudian di Kaliwungu Kendal. Di ruas ini, jalan masih terbagi dalam dua jalur. Pada saat yang sama, hampir semua pemudik menggunakan jalur ini sebagai pilihan utama."Kalau untuk kawasan Alas Roban, kemungkinan macet kecil. Soalnya pemerintah mengoperasikan satu ruas jalan disana," tambahnya.Djoko menyebutkan, saat ini ada tiga alternatif di jalur di Alas Roban. Yakni, jalur lama yang menanjak dan berkelok-kelok, kemudian jalur lurus menanjak tajam. "Satu lagi jalur landai yang lebih jauh namun relatif mudah dilewati," demikian Djoko Kirmanto.
(ton/)











































