Mentan: Ekonomi Sulit, Jadikan Pekarangan Sumber Gizi
Minggu, 16 Okt 2005 09:55 WIB
Jakarta -
Kenaikan harga BBM telah menambah kesulitan hidup bagi masyarakat. Dalam keadaan sulit ini, Menteri Pertanian (Mentan) mengajak masyarakat untuk tetap bisa makan makanan bergizi. Salah satunya, dengan menjadikan pekarangan rumah sebagai sumber gizi. Yang tidak punya pekarangan? Ajakan Mentan Anton Apriyantono berkaitan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada hari ini, Minggu (16/10/2005). Puncak peringatan Hari Pangan Sedunia ini dipusatkan di Cisauk, Tangerang, Banten, Minggu (16/10/2005) pagi. acara ini juga dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Freddy Numberi, Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Menteri Kehutanan MS Kaban, Ketua PKK Pusat, serta perwakilan FAO di Indonesia, pejabat Pemprov dan Bupati Tangerang, serta kalangan pesantren dan masyarakat Cisauk, Tangerang. Dalam acara ini, Mentan mencanangkan gerakan pemanfaatan pekarangan untuk memperkuat sumber gizi keluarga.Demi membangun generasi yang lebih sehat, Mentan mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan dengan menanam sayur-sayuran dan buah-buahan bergizi. "Mari kita jadikan pekarangan rumah sebagai ladang sumber gizi keluarga," ajak Anton seperti dalam rilis Departemen Pertanian yang dikirimkan kepada detikcom. Dalam keadaan sulit, jelas Mentan, pekarangan sesungguhnya dapat diberdayakan sebagai upaya mendukung kecukupan gizi keluarga. "Berbabagai tanaman sayuran, lalapan dan buah-buahan bisa jadi sumber protein, vitamin dan mineral yang baik buat keluarga. Bahkan, jika tersedia pekarangan yang cukup luas, sumber protein hewani juga bisa diperoleh dari ikan dan hewan ternak," kata Mentan. Mentan menegaskan untuk memenuhi kecukupan gizi tidak harus dengan biaya tinggi. "Cara murah dan mudah bisa kita lakukan untuk menghasilkan bahan pangan bergizi. Intinya terletak pada kemauan kita. Jangan biarkan pekarangan kita menganggur terlalu lama. Mari kita tanami dengan tanaman bermanfaat sekarang juga," ajaknya.Usai pencanangan ini, Mentan bersama pejabat lainnya melanjutkan dengan kunjungan ke pameran Hari Pangan 2005, peninjauan rumah contoh, serta penanaman bibit tanaman di pekarangan milik masyarakat dan pesantren Cisauk.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































