detikNews
Sabtu 13 Juli 2019, 12:43 WIB

Antisipasi Pernikahan Dini, Film Dua Garis Biru Dapat Dukungan BKKBN

Akfa Nasrulhak - detikNews
Antisipasi Pernikahan Dini, Film Dua Garis Biru Dapat Dukungan BKKBN Foto: Akfa Nasrulhak/detikcom
Jakarta - Hari Kependudukan Dunia diperingati setiap tanggal 11 Juli. Memanfaatkan ini, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama John Hopkins Center for Communication Program (JHCCP) dan Forum Genre Indonesia (FGI) mengajak para generasi muda untuk menonton dan berdiskusi mengenai film 'Dua Garis Biru'. Film berdurasi 1 jam 53 menit ini memang baru dirilis perdana tayang di bioskop pada 11 Juli 2019.

Dua Garis Biru mengisahkan tentang dua orang remaja SMA bernama Dara dan Bima yang berpacaran sampai melampaui batas. Film ini bisa menjadi cermin bagi kehidupan remaja dan anak muda di zaman sekarang yang tak lagi punya batasan.

Di pertengahan cerita, dunia Bima dan Dara tak lagi berwarna terlebih keduanya harus menjadi orang tua. Film ini membawa pesan tentang hubungan yang salah bisa membawa banyak masalah. Konflik demi konflik digambarkan gamblang penuh pesan satir dan sentilan. Utamanya tentang pentingnya edukasi seksual kepada generasi muda yang sering dianggap tabu. Padahal topik ini adalah hal penting terutama penting dibicarakan dari orang tua kepada anak-anak.


Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (Deputi KSPK) BKKBN M. Yani mengatakan film ini memang menggambarkan fenomena yang benar-benar terjadi di tengah masyarakat, terutama pernikahan dini. Dalam salah satu scene bahkan diceritakan akhir dari risiko kehamilan dini yaitu harus operasi pengangkatan rahim.

"Ini adalah sebuah keprihatinan kita, dan masih banyak masalah yang mungkin perlu diangkat dalam bentuk karya sinema seperti ini supaya banyak hal persoalan kependudukan kita agar dipahami masyarakat. Memang penyajiannya harus seperti ini, kalau kita bentuk lewat ceramah mungkin orang nggak mau dengar, tapi kalau dalam bentuk film ini luar biasa sekali," ujarnya di sela-sela kegiatan Dialog Inspiratif Pernikahan Dini dan Nonton Bareng Film Dua Garis Biru di Cinema XXI Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (11/7/2019) lalu.

Sementara itu, Sutradara film Dua Garis Biru, Ginatri S. Noer mengatakan film ini dipersiapkan dalam waktu 9 tahun. Hingga akhirnya film dirilis, ia menyadari dan sangat bersyukur karena film yang disutradarainya dinilai penting untuk para remaja.

"Kenapa film dua garis biru ini harus ada. Saya ingin sekali generasi emas kita adalah generasi yang kritis. Generasi yang bisa berpikir untuk dirinya sendiri, bukan hanya soal pendidikan seks. Seks itu menurut saya persoalan yang sangat personal tapi dampaknya besar untuk orang lain bukan dirinya sendiri," ujarnya.

"Kalau bicara pendidikan seks dan pernikahan anak, itu adalah puncak gunung es. Tapi kebayang nggak sih banyak orang yang tidak mendapat pendidikan seks, terus kemudian melakukan kegiatan negatif, walau dia tidak dinikahkan, tapi ada luka-luka personal yang terus dibawa sampai dewasa baik itu secara fisik terkena penyakit, atau secara mental yang ada luka batin yang nanti terus lanjut ke hubungan masa depan," imbuhnya.


"Lewat kegiatan dialog ini, BKKBN berharap dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang program KKBPK, khususnya para remaja terkait kesehatan reproduksi, penyiapan kehidupan berumah tangga, dan penyiapan kehidupan bermasyarakat akan pentingnya kualitas SDM.

Hal itu sejalan dengan salah satu program yang dikembangkan BKKBN, yakni Pembinaan Ketahanan Remaja. Ini dimaksudkan agar terlaksananya jenjang pendidikan terencana, berkarier dalam pekerjaan terencana, dan menikah dengan penuh perencanaan sesuai fase reproduksi sehat. Sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 48 UU Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Kegiatan ini diikuti oleh 300 peserta yang meliputi pembicara, undangan dan peserta. Hadir juga sebagai pembicara dalam kesempatan itu, Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (Deputi KSPK) BKKBN M. Yani, Psikolog Roslina Verauli, Produser DUa Garis Biru, Chand
Parwez Servia serta salah satu pemeran Rachel Amanda.

Simak Video "Pesan Cut Mini untuk Anak Muda Agar Tak Terjerumus ke Hal Negatif"
[Gambas:Video 20detik]

(prf/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com