detikNews
Jumat 12 Juli 2019, 15:18 WIB

Usai Geledah 5 Lokasi, KPK Periksa 11 Saksi Kasus Ketua DPRD Tulungagung

Zunita Putri - detikNews
Usai Geledah 5 Lokasi, KPK Periksa 11 Saksi Kasus Ketua DPRD Tulungagung Ilustrasi KPK (Foto: dok detikcom)
Jakarta - KPK telah melakukan penggeledahan terhadap lima lokasi di Jawa Timur yang berkaitan dengan kasus Ketua DPRD Tulungagung Supriyono. KPK menyebut saat ini sedang melanjutkan penyelidikan dan memeriksa 11 saksi.

"Setelah melakukan penggeledahan di 5 lokasi dalam 2 hari kemarin, hari ini KPK lakukan pemeriksaan terhadap 11 saksi dalam proses penyidikan perkara suap terhadap SPR (Supriyono)," ujar Kabir Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (12/7/2019).

Hingga saat ini pemeriksaan masih dilakukan di Kantor BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Timur. Febri mengatakan KPK sedang mendalami aspek pengurusan anggaran yang terkait dengan pokok perkara Supriyono, dan sumber anggaran Kabupaten Tulungagung.

11 orang saksi ini berasal dari unsur mantan Pejabat Bappeda Provinsi Jawa Timur dan sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, mereka adalah:

1. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Jawa Timur, Budi Setiawan,
2. Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Joko Tri Asmoro
3. Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Choirurrohim
4. Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Tutut Sholihah
5. Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Riyanah
6. Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Lilik Herlin
7. Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Wiwik Tri Asmoro
8. Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Imam Sapingi
9. Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Nurhamim
10. Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Imam Sukamto
11. Anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Agung Darmanto




Sebelumnya, KPK menggeledah lima lokasi terkait kasus dugaan suap Supriyono. Dari lima lokasi itu KPK menyita sejumlah dokumen hingga telepon genggam.

Penggeledahan dilakukan sejak Rabu (10/8) hingga Kamis (11/7). Lokasi yang digeledah antara lain kantor Badan Pembangunan Daerah Jatim, serta empat rumah pribadi pejabat dan pensiunan pejabat BPD Jatim.

Supriyono ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengesahan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung tahun 2015-2018. Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari kasus eks Bupati Tulungagung Syahri Mulyo yang telah divonis 10 tahun penjara.

"Tersangka SPR (Supriyono) diduga menerima uang setidak-tidaknya sebesar Rp 4.880.000.000, selama periode 2015-2018 dari Bupati Tulung Agung Periode 2013-2018 terkait dengan pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung," ujar Febri di kantornya, Senin (13/5).




Simak Video "188 Capim KPK Jalani Uji Kompetensi"
[Gambas:Video 20detik]

(zap/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed