detikNews
Jumat 12 Juli 2019, 10:35 WIB

Ketua DPRD Sulsel Ingin Pin Emas Legislator Dibatalkan

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Ketua DPRD Sulsel Ingin Pin Emas Legislator Dibatalkan Ilustrasi Gedung DPRD Sulsel (M Taufiq/detikcom)
Makassar - Pakaian dinas anggota DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel), termasuk pin emas 10 gram berbentuk pinisi, jadi sorotan. Setelah dikaji, pin emas itu direkomendasikan dibatalkan.

"Untuk pin emas pinisi itu kita rekomendasikan dibatalkan saja," kata Ketua DPRD Sulsel Mohammad Roem saat dihubungi detikom, Jumat (12/7/2019).

Rekomendasi pembatalan pin emas, menurutnya, sudah dikaji pihak internal DPRD Sulsel. Pin emas dinilai tidak perlu.





"Kalau tidak jelas ya dibatalkan saja, cukup pin DPRD saja. Saya tidak rekomendasikan pengadaannya," kata dia.

Sementara itu, soal pakaian, Roem menyebut merek-merek ternama, seperti Giorgio Armani, bukan merek sebenarnya.

"Itu bukan merek kayak Armani yang sebenarnya," ucapnya.

Rekomendasi pembatalan pin emas, menurut Roem, akan diserahkan ke Sekretariat Dewan untuk ditindaklanjuti.

Berdasarkan Pagu Anggaran DPRD Sulsel, biaya untuk emas 10 gram bagi anggota Dewan sebesar Rp Rp 637 juta. Sementara untuk emas 5 gram nilai totalnya Rp 318 juta dan untuk emas 3 gram nilai totalnya Rp 191 juta.





Anggaran belanja untuk pakaian dan pin emas untuk 85 anggota DPRD Sulsel periode 2019-2024 senilai Rp 2,45 miliar. Anggaran ini terbagi menjadi pakaian dinas harian (PDH), pakaian sipil harian (PSH), pakaian sipil resmi (PSR), serta pakaian sipil lengkap (PSL) dilengkapi atribut pin emas.

Pagu anggaran ini mencakup pakaian sipil harian (PSH) Rp 467,5 juta, dengan spesifikasi wol setara Hermes atau per satuan dihargai Rp 2,7 juta. Sedangkan untuk PDH dengan jenis bahan wol atau setara dengan bahan merek Giorgio Armani dihargai Rp 2,2 juta per satuan.

Yang paling mahal adalah PSL untuk wakil rakyat ini dengan bahan wol atau setara merek Gucci yang dihargai Rp 4,9 juta per satuan.

Simak Video "Jual Hasil Curian ke Pemiliknya, Pencuri Nyaris Diamuk Masa"
[Gambas:Video 20detik]

(fiq/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed