Round-Up

Terdakwa Suap Beli Jabatan Buka-bukaan Ungkap Jalur PPP

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 10 Jul 2019 21:02 WIB
Terdakwa perkara suap jual-beli jabatan di Kemenag M Muafaq Wirahadi ketika menjalani sidang. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Lika-liku persoalan dagang jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) semakin mengemuka. Terdakwa perkara itu sempat menyinggung soal pengaruh partai politik (parpol), terutama PPP, dalam urusan itu.

Adalah M Muafaq Wirahadi yang buka-bukaan tentang persoalan itu saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Rabu (10/7). Dia merupakan salah satu terdakwa yang didakwa memberikan suap kepada mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy untuk mendapatkan jabatan tertentu di lingkungan Kemenag.

"Sebagai ungkapan terima kasih karena saya dibantu Saudara Rommy," kata Muafaq mengenai apa alasannya memberikan suap kepada Rommy.




Dalam surat dakwaan, Muafaq disebut memberikan total Rp 91,4 juta kepada Rommy. Duit itu diberikannya untuk menduduki jabatan sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.

Namun jaksa KPK bertanya-tanya. Rommy tidak menjabat secara struktural di lingkungan Kemenag, tetapi bisa menerima bantuan untuk pengisian jabatan di Kemenag. Hal itu menjadi tanda tanya di benak jaksa KPK.

Rupa-rupanya Muafaq melihat adanya kesamaan latar belakang Rommy dengan Menteri Agama yang saat ini menjabat, yaitu Lukman Hakim Saifuddin. Apa itu?

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Staf Ahli Menag Sebut Haris Hasanuddin Dizalimi"
[Gambas:Video 20detik]