detikNews
Rabu 10 Juli 2019, 19:18 WIB

Haris Ngaku Minta Bantu Romahurmuziy karena Menag dari PPP

Faiq Hidayat - detikNews
Haris Ngaku Minta Bantu Romahurmuziy karena Menag dari PPP Ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Haris Hasanudin mengaku memberi tahu eks Ketum PPP Romahurmuziy saat mendaftar seleksi Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur. Sebab, dia kesulitan mendekati Sekjen Kemenag Nur Kholis.

"Saya memang untuk menembus Sekjen awalnya memang saya sulit sekali. Karena yang saya dengar bahwa saya sudah dirumorkan bahwa Haris rezim Roziqi," kata Haris saat bersaksi dalam sidang terdakwa Muafaq sekaligus pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Haris didakwa menyuap anggota DPR sekaligus eks Ketua Umum PPP, Romahurmuziy alias Rommy, sebesar Rp 255 juta untuk mendapatkan jabatan Kakanwil Kemenag Jatim.





Haris meminta bantuan kepada Rommy agar bisa menyelesaikan masalah dengan para lawannya di Kemenag Jatim. Sebab itu, ia mencoba mendekati Rommy.

"Artinya, saya ingin nyoba-nyoba saja. Persepsi saya mungkin melalui Rommy saya bisa terbantu untuk mengurai permasalahan dari rival-rival saya," ucap dia.

Alasan Haris meminta bantuan Rommy karena Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuiddin berasal dari PPP. Dengan itu, ia berharap lolos seleksi jabatan Kakanwil Kemenag Jatim.

"Ya pikiran saya karena mungkin dia (Rommy) seorang ketum. Mungkin ada kaitannya antara ketum dengan kementerian yang pejabat tertingginya adalah berasal dari PPP, itu saja," kata dia.

Haris juga mengatakan pernah diberi saran oleh Musyafak Noer, yang menjabat Ketua DPW PPP Jatim, untuk menemui Rommy. Bertemu Rommy, Haris berharap bisa membantu masalahnya di Kemenag Jatim.

"Musyafak Noer menyarankan saya coba ajalah barangkali ke Ketum (Rommy) bisa memfasilitasi terkait dengan permasalahan ini. Cuma nggak bisa dijamin juga Pak Musyafak itu. Maka kemudian saya mengikuti saran itu barangkali ini bisa menjadi wasilah saya," ujar dia.

Jaksa bertanya pernah-tidaknya Haris menemui Rommy di kediamannya di Jakarta. Tapi Haris mengaku lupa pertemuan Rommy di kediamannya. Jaksa kemudian membacakan percakapan Haris dengan Rommy.

"Assalamualaikum ngapunten mohon izin saya pulang duluan, besok malam saya sowan ke rumah ketum. Mohon berkenan minta alamat rumahnya. WA itu tertanggal 16 Desember," kata jaksa, yang membacakan percakapan Haris dengan Rommy.

Haris membenarkan percakapan itu. Menurut Haris, pertemuan dengan Rommy di kediamannya hanya membahas hasil komunikasi dengan Musyafak Noer.

"Ya hasil komunikasi saya dengan Pak Musyafak saja," jelas Haris.


Simak Juga 'Detik-detik Ajudan Rommy Bawa Uang Suap Terekam CCTV':

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Aparat Hingga Panser Anoa Siaga di Kediaman Ma'ruf Amin "
[Gambas:Video 20detik]

(fai/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com