Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di Jl Ki Kemas Rido, Ogan Baru, Kertapati. Warga menyebut api mulanya berasal dari salah satu rumah.
"Api pertama kali muncul dari rumahnya Pak Jon. Belum tahu penyebabnya apa," kata Wahyu, warga setempat, saat ditemui di lokasi, Rabu (10/7/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari rumah itu, api menjalar ke rumah tua lainnya. Warga yang panik bahu-membahu untuk mengevakuasi barang mereka.
Kondisi angin cukup kencang membuat petugas kesulitan memadamkan kebakaran.
"Dekat memang jarak Sungai Musi, tapi ini kan padat penduduk dan gang kecil sempit semua. Susah masuk di daerah ini, makanya petugas kesulitan," imbuh Wahyu.
Kebakaran di Kertapati, Palembang, Rabu (10/7/2019) (Foto: Raja Adil Siregar/detikcom) |
Selain petugas, warga sekitar ikut membantu memadamkan api di lokasi. Salah satunya dengan menyiramkan air sungai ke rumah yang belum terbakar.
"Kalau yang terbakar sekitar 8 rumah. Tapi banyak yang tinggal, data dari ketua RT tadi sekitar 50 an. Masih terus didata sama RT," katanya.
Seorang petugas pemadam, Gunawan menyebut petugas harus menarik 300 meter selang untuk memadamkan api.
Kebakaran di Kertapati, Palembang, Rabu (10/7/2019) (Foto: Raja Adil Siregar/detikcom) |
"Akses ke lokasi sulit, ini selang sudah sekitar 300 meter kami tarik. Ada lima pos pemadam dan 7 mobil yang turun. Sekitar 2 jam lebih baru apinya padam," kata Gunawan.
Belum diketahui penyebab kebakaran. Petugas saat ini sedang melakukan pendinginan.
"Belum tahu penyebabnya, kata warga karena ada gas meledak. Tapi ini juga masih simpang siur, kami sekarang ini fokus ke pendinginan. Tak ada korban," katanya.
(ras/fdn)












































Kebakaran di Kertapati, Palembang, Rabu (10/7/2019) (Foto: Raja Adil Siregar/detikcom)
Kebakaran di Kertapati, Palembang, Rabu (10/7/2019) (Foto: Raja Adil Siregar/detikcom)