detikNews
Selasa 09 Juli 2019, 12:14 WIB

Overkapasitas Lapas Bikin Napi Seks Menyimpang, Ini Kata Menkum HAM

Ferdinan - detikNews
Overkapasitas Lapas Bikin Napi Seks Menyimpang, Ini Kata Menkum HAM Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. (Andhika P/detikcom)
Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly mengaku sudah menerima laporan soal orientasi seks menyimpang sejumlah napi/tahanan karena overkapasitas. Laporan ini ditindaklanjuti jajarannya.

"Itu di mana-mana subkultur dunia, di lapas bisa ada kejadian seperti itu. Tapi itu yang kita harus cegah, maka pengawasan harus kita lakukan," kata Laoly saat dihubungi, Selasa (9/7/2019).

Namun kondisi overkapasitas rutan dan lapas, disebut Laoly, membuat pengawasan tidak optimal. Sebab, jumlah petugas tidak sebanding dengan jumlah tahanan/napi yang harus diawasi.





"Dengan overkapasitas ini kan sangat sulit bagi kami. Tidak mungkin orang (petugas) ditempatkan di satu sel itu terus-menerus kan? Tidak ada. Jadi kita pengawasan dari luar, inspeksi (berkeliling sel)," papar Laoly.

Laoly menyebut pihak rutan/lapas akan menindaklanjuti temuan napi/tahanan dengan orientasi seks menyimpang.

"Kita teliti, kalau ada yang berperilaku kita pisah agar tidak bisa melakukan seperti itu," sambungnya.





Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar Liberti Sitinjak sebelumnya mengungkapkan temuan adanya gejala seks menyimpang yang dialami warga binaan di sejumlah lapas dan rutan. Hal itu merupakan dampak overkapasitas penjara.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar Liberti Sitinjak mengungkapkan lapas-lapas itu kelebihan kapasitas karena saat ini dihuni 23.681 warga binaan. Padahal kapasitasnya hanya 15.658 warga binaan.

"Lapas dan rutan sudah overkapasitas. Ibarat kata, kondisi itu membuat kaki ketemu kaki, kepala ketemu kepala, badan ketemu badan. Dampaknya munculnya homoseksualitas (gay) dan lesbian," ujar Liberti di Bandung, Senin (8/7).

Simak Video "YLBHI Menilai Yasonna Laoly Pemain Utama Revisi UU KPK"
[Gambas:Video 20detik]

(fdn/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com