FPDIP Desak Digelar Rapat Konsultasi Bahas Paripurna BBM
Jumat, 14 Okt 2005 15:57 WIB
Jakarta - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) meminta pimpinan DPR menggelar rapat konsultasi dengan pimpinan fraksi sebagai pengganti rapat badan musyawarah (bamus) untuk membahas surat dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) mengenai perlunya digelar rapat paripurna luar biasa tentang kenaikan harga BBM."Kita minta direspons cepat. Kalau bisa Senin 17 Oktober sudah ada rapat konsultasi, sehingga paling lambat Kamis 20 Oktober atau Jumat 21 Oktober bisa digelar paripurna," kata Sekretaris FPDIP Jacobus K Mayongpadang di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/10/2005).Jacobus mewakili FPDIP menyerahkan langsung surat permintaan itu kepada Ketua DPR RI Agung Laksono. Namun surat tersebut hanya sampai ke sekretaris Agung, karena wakil ketua umum Partai Golkar ini sedang ada agenda safari Ramadan dengan Partai Golkar.Meski demikian, Sekretaris Agung bernama Dessy Lovita berjanji akan segera menyampaikan dan mengirimkan surat tersebut melalui faksimili kepada Agung. Di samping dirinya akan berusaha menyerahkan secara langsung ke yang bersangkutan Jumat sore ini.Jacobus berharap pimpinan DPR merespons serius surat dari FPDIP tersebut. Sebab jika tidak, sinyalemen DPR sebagai stempel pemerintah akan semakin terbukti di mata publik.Mengenai format rapat paripurna luar biasa yang akan membahas implikasi kenaikan harga BBM, dikatakan Jacobus, hal itu diserahkan kepada hasil rapat konsultasi pimpinan DPR dengan pimpinan fraksi-fraksi.
(san/)











































