Deplu: Aussie Sorot Remisi Secara Umum, Bukan Cuma Ba'asyir

Deplu: Aussie Sorot Remisi Secara Umum, Bukan Cuma Ba'asyir

- detikNews
Jumat, 14 Okt 2005 13:06 WIB
Jakarta - Departemen Luar Negeri (Deplu) membantah Australia telah ikut campur dalam pemberian remisi terhadap pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba'asyir. Menurut Deplu, Australia menyoroti kebijakan pemberian remisi secara umum di Indonesia. "Jadi Australia tidak memberikan perhatian secara spesifik terhadap kebijakan remisi Abu Bakar Ba'asyir," kata Juru Bicara Deplu Marty Natalegawa dalam media briefing di kantor Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta, Jumat (14/10/2005). Menurut Marty, pemerintah sebenarnya telah mengadakan pengkajian ulang mengenai remisi tersebut sebelum mendapat sorotan Australia. Sekedar diketahui, Ba'asyir menerima remisi 135 hari atau lebih dari empat bulan dari masa tahanan 30 bulan yang diterimanya. Perdana Menteri Australia John Howard memprotes keras pemberian remisi terhadap ustad yang sering dikaitkan dengan tindakan terorisme itu.Sementara itu, mengenai kunjungan tim ahli penanganan terorisme Australia ke Indonesia, Marty belum bisa menjelasakan kapan akan dilakukan. Pemerintah masih menunggu tindak lanjut Australia karena dalam pertemuan Menlu Australia Alexander Downer dengan Menlu Hassan Wirajuda, masalah itu tidak dibahas secara detil. "Kedatangan tim ahli itu semangatnya adalah tukar menukar kemampuan dan pengalaman. Jadi jangan diartikan turut campur," tandas Marty. Selanjutnya kerjasama RI dan Australia akan bersifat multilevel dan multibentuk mengingat tantangan terorisme yang bersifat transnasional. (iy/)


Berita Terkait