Jika Salah Kelola, Ombilin Sawahlunto Tetap Bisa Dicoret dari Warisan Dunia

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Minggu, 07 Jul 2019 13:48 WIB
Foto: Kemendikbud jumpa pers soal penetapan Ombilin Sawahlunto jadi warisan dunia (Rolando-detik)
Jakarta - Tambang Batu Bara Ombilin, Sawahlunto, ditetapkan jadi warisan dunia oleh UNESCO. Jika pemerintah RI salah kelola, status warisan dunia pun bisa hilang.

UNESCO kewenangannya dia akan bisa memberikan evalausi terus menerus terhadap cara kita mengelola. Dia punya mekanisme. Seandainya kita tidak pintar mengelolanya, banyak menyalahi aturan dan segala macam, bisa masuk in dangerous list," ujar Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid, di Museum Nasional, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu (7/7/2019).

Jika Indonesia tidak tepat mengelola kawasan tersebut, Sawahlunto dapat dicoret dari daftar warisan budaya dunia. Hal tersebut diingatkan Hilmat sebagai konsekuensi besar yang bisa dihadapi.



"Kalau kita masih nekat juga, mereka bisa coret itu. Jadi ini yang kita ingatkan betul ke temen-temen semua stakeholder bahwa sekali kita menetapkan ini, ini konsekuensinya besar," tegas Hilmar.

Hilmar pun mengatakan masuknya Kota Sawahlunto sebagai warisan dunia tidak main-main. Hilmar menegaskan kembali UNESCO akan terus mengawasi.



"Tidak bisa kita bilang tahun ini tetap, besok kita keluar, nggak bisa. Jadi perannya UNESCO sangat besar dalam pengawasan itu," tuturnya.

Sebelumnya, diberitakan pertambangan batu bara era kolonial Belanda, Ombilin, di Sawahlunto, Sumatera Barat, ditetapkan sebagai warisan duniakategori budaya. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memperjuangkan pengakuan ini sejak 2016.



Simak Video "Pengelolaan Warisan Tambang Sawahlunto Tanggung Jawab Bersama"
[Gambas:Video 20detik]
(rvk/asp)