WHO: Wabah Flu Burung Global Tinggal Soal Waktu
Jumat, 14 Okt 2005 10:24 WIB
Jakarta - Terjadinya wabah flu burung global tinggal soal waktu saja. Bahkan dashyatnya pandemi itu akan melampaui dampak yang ditimbulkan wabah SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome).Demikian ditegaskan kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Lee Jong-Wook kepada kantor berita Korsel, Yonhap dan dilansir kantor berita AFP, Jumat (14/10/2005)."Mempertimbangkan situasi saat ini, kelihatannya cuma masalah waktu sebelum pandemi flu terjadi," ujar Direktur Jenderal WHO itu. "Wabah seperti itu akan mendatangkan bencana yang besar, yang akan mengecilkan dampak akibat SARS," imbuh pemimpin badan kesehatan PBB itu. Penyakit Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) telah menewaskan 700 orang di seluruh dunia sejak wabah itu muncul pada tahun 2003 silam. Wabah ini juga telah menimbulkan kerugian ekonomi sekitar US$ 20 miliar.Sementara wabah flu burung sejauh ini telah menewaskan sedikitnya 60 orang di negara-negara Asia Tenggara sejak tahun 2003. Kebanyakan kasus kematian akibat virus flu burung terjadi di Vietnam.WHO mengkhawatirkan bahwa virus avian flu akan bermutasi, mendapatkan gen dari virus influenza manusia yang akan menjadikannya sangat menular, juga mematikan. Virus ini nantinya bisa membunuh jutaan manusia di seluruh dunia seperti halnya pandemi flu pada tahun 1918 silam.
(ita/)











































