Elpiji Tak Ada di Pasaran
Jumat, 14 Okt 2005 10:03 WIB
Jakarta - Kelangkaan liquified petroleum gas (LPG/elpiji) masih terus terjadi di beberapa kawasan. Selain langka, harganya pun melonjak hingga Rp 60 ribu per tabung ukuran 12 kilogram. Sebelum langka, harga elpiji ukuran 12 kilogram dipatok Rp 53 ribu.Dari pengamatan detikcom, Jumat (14/10/2005), kelangkaan elpiji antara lain terjadi di kawasan Cirendeu, Ciputang, Tangerang dan di Cinere, Depok.Di sebuah toko kelontong milik Hj. Jani yang terletak di kompleks Cinere Mas, Cinere, elpiji sudah habis sepekan lalu. "Sudah kehabisan stok selama seminggu ini. Belum ada kiriman lagi," kata seorang pelayan toko.Menurut pelayan toko tersebut, satu tabung elpiji ukuran 12 kilogram dijual Rp 60 ribu. "Biasanya sih (sebelum langka) Rp 52 ribu," katanya.Kehabisan stok elpiji juga terjadi di toko kelontong milik Ny. Wiwit di di Cirendeu, Depok. Di toko ini stok elpiji sudah ludes sejak lima hari lalu. Sejak itu Ny. Wiwit belum mengambil lagi dari grosir langganan di kawasan Pamulang sebab di tempat itu juga tidak ada stok elpiji."Setiap pengambilan dibatasi 10 tabung. Namun sekarang di Pamulang sudah habis, disuruh mengambil ke Tanah Kusir. Tapi belum mengambil," ujar Ny. Wiwit.
(gtp/)











































