detikNews
Jumat 05 Juli 2019, 16:08 WIB

KLHK soal Polusi Udara Jakarta: Masuk Kategori Sedang

Zakia Liland - detikNews
KLHK soal Polusi Udara Jakarta: Masuk Kategori Sedang Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Karliansyah (Zakia Liland/detikcom)
Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengatakan kondisi polusi udara di Jakarta masih masuk kategori sedang. Hal itu terjadi jika melihat standar yang dibuat oleh WHO.

"Jakarta, dari sistem yang kita bangun, pemantau polusi udara, itu rata-rata dari 1 Januari hingga 30 Juni 2019, rata-rata untuk PM 2,5 itu 31,49 ug/m3. Jadi, kalau kita kembali standarnya, masuk kategori sedang," kata Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK Karliansyah di gedung Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (5/7/2019).






Simak Juga ' Sudah Beberapa Hari Langit Jakarta Tampak Samar, Ada Apa? ':

[Gambas:Video 20detik]



Dia tak membantah jika kualitas udara Jakarta sempat masuk kategori buruk. "Jadi, kalau lihat sesaat memang kami tidak menampik, betul memang ada yang jauh di atas," kata Karliansyah.

Karliansyah juga membandingkan kondisi udara Jakarta dengan negara-negara tetangga lainnya, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan China. Menurut dia, Jakarta masih beruntung karena kondisi terburuknya hanya kurang sehat bagi kelompok rentan.



"Kita masih beruntung, di antara dua itu, dua itu dominan, bagus, sedang, kadang-kadang tidak sehat untuk kelompok rentan," tuturnya.

Sebelumnya, kualitas udara di Jakarta dinyatakan tidak sehat berdasarkan data dari situs penyedia peta polusi udara online, AirVisual. Dari data yang disajikan AirVisual pada Selasa (25/6), pukul 10.00 WIB, nilai air quality index (AQI) Jakarta adalah 168 dan kualitas udara Ibu Kota dinyatakan tidak sehat atau 'Unhealthy'. Jakarta saat itu berada di posisi kedua, setelah Lahore, Pakistan. Bahkan tadi pagi AirVisual mencatat kualitas udara Jakarta mencapai angka 216 (Very Unhealthy/Sangat Tidak Sehat).

Simak Video "Udara Jakarta Buruk, Anies Digugat ke PN Jakpus"
[Gambas:Video 20detik]

(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com