Selain Perzinaan, Pelaku Inses di Bulukumba Bisa Terjerat Pemalsuan Dokumen

Zulkifli Natsir - detikNews
Jumat, 05 Jul 2019 14:51 WIB
Foto: Kapolres Bulukumba AKBP Syamsu Ridwan. (Zulkifli Natsir/detikcom)
Bulukumba - Polisi masih mengejar Ansar pelaku perkawinan sedarah dengan adik kandungnya, Fitriani terkait laporan tuduhan perzinaan. Selain itu, polisi juga menyelidiki dugaan dokumen palsu di pernikahan itu.

"Pasal yang disangkakan adalah perzinan dengan ancaman hukuman 9 bulan, namun tidak menutup kemungkinan pada saat terlapor menggunakan dokumen palsu hingga terbitlah buku nikah yang baru, maka bisa kita kembangkan ke arah selanjutnya," kata Kapolres Bulukumba AKBP Syamsu Ridwan di Mapolres Bulukumba, Sulawesi Selatan, Jumat (5/7/19).


Status hukum Ansar terkait tuduhan perzinaan masih terlapor. Ansar dilaporkan istri sahnya, Hervini.

Dari informasi keluarga istri sah Ansar, pernikahan terlarang keduanya d gelar di Jl Tirtayasa RT 58, Gunung Sari Ilir, Balikpapan Tengah, Kalimantan Timur.

"Saya dapat informasi dari sepupunya yang laporkan hal ini kalau keduanya nikah dengan saksi dan imam yang dibayar di Jalan Tirtayasa, Gunungsari Ilir, Kalimantan Timur," terang Syamir keluarga istri sah Ansar saat berbincang dengan detikcom.


Video dan pernikahan yang kini tersebar dan ramai jadi perbincangan dinilai menjadi bukti. Syamir menilai ancaman hukuman 9 bulan untuk pasal perzinaan terlalu ringan.

"Laporan kami masuk dalam kasus perzinaan, mereka berdua itu menikah padahal saudara. Kalau hukumannya hanya 9 bulan itu sangat kurang. Kalau hukum adat yang berlaku mereka harus ditenggelamkan di laut," ujarnya.


MUI soal Pernikahan Inses di Sulsel: Haram, Harus Dibatalkan!:

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Desa Tanah Beru, Pembuat Kapal Pinisi Bulukumba Sulawesi Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
(idh/rvk)