detikNews
Kamis 04 Juli 2019, 17:38 WIB

Jokowi Ingatkan Kesinambungan Pusat dan Daerah di Pembangunan KEK Likupang

Ray Jordan - detikNews
Jokowi Ingatkan Kesinambungan Pusat dan Daerah di Pembangunan KEK Likupang Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)
Minahasa Utara - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Pulisan, Sulawesi Utara. Jokowi mengatakan, untuk memajukan pariwisata dan perekonomian daerah, diperlukan kesinambungan dan kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun swasta.

"Kita ini turisnya yang mau ke sini itu banyak dan akan (semakin) banyak kalau kita siap. Oleh sebab itu, perlu kerja yang terintegrasi antara pemerintah daerah, baik kota, provinsi, serta kabupaten, dan pusat. Harus sambung semua," ujar Jokowi saat meninjau KEK Tanjung Pulisan, Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (4/7/2019).

Jokowi mengatakan, dalam pengajuan wilayah untuk KEK Tanjung Pulisan yang hari ini disambangi Presiden misalnya, banyak persoalan dan pengambilan kebijakan yang membutuhkan koordinasi berbagai pihak untuk dapat segera diselesaikan. Untuk itu, Jokowi hendak memastikan semua kendala yang ada dapat segera diatasi.

"Ini mau kita selesaikan biar investasi itu langsung datang. Kalau nggak rampung-rampung, payung hukumnya nggak selesai-selesai, ya nggak akan mulai-mulai," tuturnya.

Jokowi menegaskan, pemerintah pusat memberikan dukungan penuh dan investasi berupa pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata di Sulawesi Utara. Beberapa di antaranya ialah perluasan terminal Bandara Sam Ratulangi di Manado, pelebaran jalan menuju lokasi wisata, dan pembangunan jalan tol yang akan memudahkan wisatawan menuju lokasi.

Dikatakan Jokowi, seiring dengan peningkatan wisatawan yang datang ke Sulawesi Utara dan KEK Tanjung Pulisan nantinya, provinsi tersebut memerlukan ketersediaan sarana akomodasi yang mampu menampung arus wisatawan yang bertambah.

"Sulawesi Utara butuh tambahan hotel banyak sekali. Yang menyampaikan itu maskapai dan biro perjalanan. Banyak sekali yang ingin datang ke sini. Tapi di sini ada yang sudah siap, ada yang belum siap. Ini pemerintah pusat ingin mem-backup hal-hal yang belum siap tadi," ucapnya.


Jokowi menambahkan, dibutuhkan partisipasi dari masyarakat dalam upaya mewujudkan rencana pemerintah tersebut. Masyarakat berperan penting dalam menciptakan budaya dan kebiasaan yang ramah terhadap wisatawan sehingga para pendatang merasa nyaman untuk berwisata di tempat itu.

"Yang berkaitan dengan budaya. Budaya bersih, budaya senyum, budaya melayani, dan tentu saja yang berkaitan dengan misalnya hal-hal yang kecil seperti urusan restoran dan kebersihan toiletnya. Ini tidak mudah. Ini pekerjaan besar," ujar Presiden.

Dalam kunjungannya tersebut, Jokowi ditemani Ibu Negara Iriana. Sejumlah pejabat juga ikut mendampingi, di antaranya Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Staf Khusus Presiden Johan Budi, dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

Simak Video "Jelang Tanding di Rusia, Siswa dan Lulusan SMK Bertemu Jokowi"
[Gambas:Video 20detik]

(jor/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed