Indonesia Harus Membuka Diri

Australia Bantu Revisi UU Terorisme

Indonesia Harus Membuka Diri

- detikNews
Jumat, 14 Okt 2005 00:09 WIB
Jakarta - Indonesia harus membuka diri terhadap tawaran Australia untuk mengirimkan tenaga ahli dalam bidang UU terorisme. Jika ada hal yang bisa dipelajari dan diterapkan serta efektif kenapa harus ditolak."Jadi kita tidak boleh apriori dulu dengan berprasangka hal tersebut adalah intervensi. Ini justru menunjukkan kita merasa kecil dan lemah, jadi bila ada negara lain ingin membantu kita selalu reaktif," kata pengamat politik Dewi Fortuna Anwar usai diskusi Problems and Prospects for Security in the Asia Pacific Region di Habibie Center Jalan Kemang Selatan, Jakarta Selatan, Kamis (13/10/05).Indonesia sebagai bangsa yang besar harus terbuka terhadap setiap advice dan pikiran dari luar. Lalu kemudian menganalisanya dengan kacamata kepentingan nasional. Tindakan Australia dengan dengan menawarkan tenaga ahli harus dilihat sebagai concern mereka sebagai negara sahabat dalam membantu Indonesia menangani terorisme, dan bukan dilihat sebagi intervensi."Kita juga harus menerimanya sebagai semangat sahabat, tapi bagaimanapun juga Indonesia adalah negara berdaulat, memiliki sistem hukum sendiri," kata Dewi. (mar/)


Berita Terkait