Gara-gara Utang Rp 2 Juta, Amir Tewas Didor Oknum Polisi

Gara-gara Utang Rp 2 Juta, Amir Tewas Didor Oknum Polisi

- detikNews
Kamis, 13 Okt 2005 23:33 WIB
Pekanbaru - Warga Pekanbaru Amir Hasan (56) menjadi korban kebiadaban anggota Ditsabara Polda Riau. Dadanya ditembus peluru karena ditembak dengan senjata laras panjang gara-gara hanya persoalan utang yang dimilikinya Rp 2 juta.Warga Jl Satria No 177 Pekanbaru kec Kenayan ini ditembak di rumahnya sendiri oleh tersangka Juli Afandi Sitompul pada Kamis (13/10/2005) pukul 19.00 WIB. Juli yang merupakan anggota Polda Riau dengan memakai seragam kaos Polda Riau mendatangi rumah Amir. Atas perintah ibunya, Juli datang untuk menagih utang.Di rumah korban, tersangka memaksa Amir untuk segera melunasi utangnya kepada ibunya. Amir sendiri tidak sanggup untuk membayar penuh utang tersebut. Dia pun menawarkan solusi dengan membayar utang itu secara menyicil. Amir pun akhirnya hanya menyanggupi menyicil Rp 50 ribu.Mendapat tawaran itu, anggota Polda Riau naik pitam. Dia tetap memaksa Amir untuk membayar utangnya. Adu mulut pun terjadi. Angota polisi ini tetap memaksa agar korban tetap membayar saat itu juga. Merasa dipaksa korban akhirnya pasrah. Dia sempat bilang kepada tersangka kalau dia sama sekali tidak memiliki uang. "Terserang bapaklah, mau diapain saya, saya hanya bisa menyicil segitu. Kalau mau ditembak, tembak saja," kata Amir pasrah.Mendengar tawaran seperti itu, Juli lantas mengarahkan laras panjangnya ke dada Amir. Spontan satu peluru tembus ke dada Amir. Suara letusan senjata ini menggegerkan warga sekitar. Warga yang sehabis melakukan salat Maghrib ini lantas ramai-ramai melihat apa yang terjadi di rumah Amir. Warga pun terkejut melihat Amir yang sudah tewas tersungkur di rumahnya. Tak ayal, warga marah dan mencoba untuk melakukan perkawanan terhadap anggota Polda Riau itu. Mendapat ancaman warga, tersangka malah mengacungkan senjata yang membuat amarah warga semakin memuncak. Akhirnya warga mendapat mengamankan tersangka dan salah satu warga melaporkan ke Polltabes Pekanbaru. Warga pun melampiaskan kemarahan dengan membakar Honda Tiger, motor milik Juli.Tak beberapa lama, Kasatserse Pekanbaru Kompol Suratno tiba di lokasi kejadian. Situasi pun bisa dikendalikan dan di hadapan keluarga korban, Suratno berjanji bahwa pihaknya akan menindak tegas anggotanya yang melakukan penembakan tersebut. "Saya tidak peduli walaupun tersangka anggota Polda Riau," tegasnya.Jasad korban sementara ini berada di RSU Pekanbaru. (atq/)


Berita Terkait