PKB ke PAN: Kalau Niat Gabung ke Jokowi Jangan Nunggu Diajak

Tsarina Maharani - detikNews
Kamis, 04 Jul 2019 13:48 WIB
Foto: Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding (Andhika Prasetia-detikcom).
Jakarta - PKB meminta PAN proaktif membangun komunikasi jika memang mau bergabung dengan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) mendatang. Hal ini menyusul pernyataan PAN yang mengatakan bakal bergabung dengan pemerintah jika diajak.

"Saya kira teman-teman yang punya niat bergabung jangan nunggu diajak ya. Proaktif saja membangun komunikasi dan lobi. Kalau harus diajak, jangan dimaknai misal, 'eh, ayo gabung', seperti itu ya," kata Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding kepada wartawan, Kamis (4/7/2019).

Karding mengatakan bergabungnya partai-partai yang semula pro-Prabowo Subianto tentu harus melalui proses penyamaan visi misi. Karena itu, dia mengingatkan soal pentingnya lobi-lobi dan diskusi.

"Kan butuh proses penyamaan visi, komitmen, karena tidak mungkin gabung begitu saja. Karena kita pernah berbeda. Jadi jangan mau tapi tidak mau atau sebaliknya. Kita diskusikan, karena di politik memang harus dibuat ruang diskusi dan diplomasi," jelasnya.

Karding pun menyinggung sinyal Jokowi yang membuka peluang bagi seluruh pihak untuk ikut membangun bangsa. Menurut dia, Jokowi tidak menutup pintu jika bertujuan demi persatuan bangsa.

"Kerendahan hati Pak Jokowi untuk mengajak semua adalah demi mementingkan persatuan bangsa ini. Kalau hanya dari sisi politik, hanya mau kuat-kuatan saja, pendukung yang ada sudah lebih dari cukup untuk mengawal dan mengefektifkan program pemerintah selama 5 tahun," ucapnya.

"Jadi jangan dipaksa seakan Pak Jokowi yang mengemis untuk mengajak semua bergabung," imbuh Karding.


Sebelumnya, Sekjen PAN Eddy Soeparno menyatakan sikap politik partai akan ditetapkan dalam rakernas. Dia mengatakan bergabungnya PAN dengan pemerintah jadi salah satu opsi.

"Memang sekarang kan opsinya bisa dikatakan tidak banyak. Satu, bergabung ke pemerintah dengan catatan kalau diajak dari sana. Kedua opsinya jadi oposisi, apakah itu sendiri ataukah membangun koalisi oposisi. Ketiga, juga tidak jadi oposisi. Tapi jadi pihak yang kritis konstruktif," kata Eddy, Kamis (4/7).


Gabung atau Oposisi? PAN-Demokrat Masih Menimbang-nimbang:

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Jokowi soal Edhy Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum di KPK"
[Gambas:Video 20detik]
(tsa/nvl)