Pertamina Ambon Diduga Terlibat Penyelundupan Solar

Pertamina Ambon Diduga Terlibat Penyelundupan Solar

- detikNews
Kamis, 13 Okt 2005 19:30 WIB
Ambon - Pertamina cabang Ambon diduga terlibat kasus penyelundupan minyak solar di laut Arafura. Dugaan ini diperkuat dengan tertangkapnya kapal tangker MT. Nuhuyut saat membawa 1.100 ton solar ilegal. Dugaan ini disampaikan Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Artsianto Darmawan kepada sejumlah wartawan di Mapolda Maluku, Jl. Rijali Ambon, Kamis (13/10/2005). "Kami masih memeriksa sejumlah saksi. Kami pun akan mendatangkan tim ahli dari Pertamina Pusat," tandas Darmawan.Didatangkannya saksi ahli dari Pertamina Pusat, kata Darmawan, terkait dengan kenetralan dalam pemeriksaan. Hingga saat ini, kapal milik Thailand ini sudah dialihkan ke kompleks Polairud di desa Lateri Kecamatan Baguala, Ambon. Sebelum ditangkap, kapal Nuhuyat ini sempat mengisi 300 ton solar di depat Pertamina Wayame Ambon. Usai pengisian itu, kapal kemudian menuju laut Arafura dan mentransfer solar ke 20 kapal ikan yang tengah berlabuh.Kapal bermuatan 13 anak Buah kapal berkewarganegaraan Thailand dan tiga warga Indonesia ini sementara disita dengan sejumlah barang bukti. "Kami terus lakukan penyelidikan kasus ini," kata Darmawan.Sementara itu, pemilik kapal, Goh Liang Sua, diduga kuat telah keluar dari Ambon. Polisi hingga kini masih melakukan pengejaran. "Mungkin dia sudah melarikan diri. Tapi kita akan kejar," tegas Darmawan.Di lain pihak, Kepala Pertamina, Ageng Griyono, saat dicoba dikonfirmasi detikcom via telepon tidak berada di kantornya. "Maaf, Bapak sedang keluar. Nanti ditelepon lagi esok," ujar si penerima telepon. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads