Polda Jateng Kurangi Beri Keterangan Soal Bom Bali II

Polda Jateng Kurangi Beri Keterangan Soal Bom Bali II

- detikNews
Kamis, 13 Okt 2005 18:20 WIB
Semarang - Polda Jateng mulai berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan soal terorisme. Ketika ditanya, mereka sangat membatasi informasi agar tim Detasemen Khusus (Densus) bisa leluasa bergerak."Tidak ada keterangan untuk itu. Ini agar anak-anak (tim Densus) tidak terganggu dalam penyelidikannya," kata Kapolda Jateng Irjen Pol Chaerul Rasjid ketika dihubungi sejumlah wartawan di Mapolda Jateng, Jl. Pahlawan Semarang, Kamis (13/10/2005).Rasjid mengaku telah meminta seluruh Kapolwil dan Kapolres untuk tidak memberi keterangan apa pun terkait kasus terorisme. Menurut dia, mulai saat ini keterangan hanya bisa diberikan melalui satu pintu, yakni Polda Jateng.Ketika ditanya soal perkembangan pengungkapan kasus terorisme terutama terkait Bom Bali II, Rasjid menyatakan, hingga saat ini belum ada informasi yang signifikan. "Tunggu saja nanti. Biar anak-anak bekerja secara optimal," tambahnya.Begitu juga ketika ditanya soal berita Bom Bali II yang diduga dirakit di Solo, Rasjid kembali memilih diam. Dia tidak ingin banyak bicara karena semuanya masih dalam penyelidikan.Rasjid menegaskan, beberapa waktu ke depan, dirinya sengaja mengurangi memberi keterangan mengenai teroris. Hal itu dilakukan agar teroris tidak lepas. Dia menduga teroris selalu bisa membaca gerakan polisi melalui alat apa pun, termasuk media massa.Sebagaiamana diketahui, Mabes Polri mensinyalir tiga bom yang diledakkan di Bali, Sabtu (1/10) lalu, dirakit di Solo. Bahan peledak itu dirakit sebelum diledakkan. Sayang, Mabes Polri tidak memberi informasi lanjutan mengenai hal itu. (asy/)


Berita Terkait