detikNews
Selasa 02 Juli 2019, 22:28 WIB

Pemprov Sulsel: Tidak Ada Utusan ke Gay Pride di Luar Negeri

Reinhard Soplantila - detikNews
Pemprov Sulsel: Tidak Ada Utusan ke Gay Pride di Luar Negeri Foto: andi saputra/detikcom
Jakarta -

Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) menegaskan tidak mengetahui kegiatan Gay Pride 2019 di luar negeri, di mana ada peserta yang memakai baju adat Bugis. Pemprov Sulsel tidak mengirim delegasi ke acara tersebut.

"Tidak ada (pemberitahuan acara). Tidak akan ada Sulsel mengutus dutanya untuk kegiatan tersebut, " ujar Kabid Pengembangan dan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Syamsuniar Malik, Selasa (2/7/2019).

Foto-foto peserta Gay Pride beredar di media sosial dengan isu Indonesia mengirimkan perwakilan ke festival LGBT di Paris, Prancis. Dilansir dari france24.com, parade Gay Pride ini berlangsung di sejumlah tempat, di antaranya di Paris, Prancis, dan New York, Amerika Serikat, dengan tema acara hak bagi kaum LGBT.

"Sudah jelas tidak ada utusan dari Indonesia. Mereka atas nama sendiri tidak mewakili negara ataupun daerah," sebut Syamsuniar.

Sebelumnya, foto dan video peserta Gay Pride 2019 di luar negeri yang memakai baju adat Indonesia jadi sorotan netizen di Indonesia. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) juga menegaskan pemerintah Indonesia tidak mengirimkan delegasi ke acara tersebut.

Juru bicara Kemlu Teuku Faizasyah menegaskan pemerintah Indonesia tidak dapat memastikan apakah orang-orang di foto ataupun video itu adalah orang Indonesia. Tapi dia menegaskan pemerintah Indonesia tidak pernah mengirimkan delegasi ke acara semacam itu.

"Saya tidak bisa konfirmasi apakah mereka orang Indonesia atau bukan. Kalau dilihat dari foto tersebut, kegiatan masyarakat umum ya," kata Faizasyah saat dihubungi terpisah.

Di media sosial, beredar foto orang-orang yang memakai baju adat Bali hingga Bugis. Mereka membawa bendera pelangi serta spanduk dalam bahasa Prancis bertulisan 'Indonesie, pays de diversité. Diversite culturelle, religieuse, ethnique, sexuelle et du genre' atau jika diterjemahkan secara bebas artinya 'Indonesia, negara dengan keragaman. Keragaman budaya, agama, etnis, serta seksual dan gender'.

Belakangan, Kelompok Satu Pelangi yang berpartisipasi di World Pride Parade 2019 di New York, Amerika Serikat memberi penjelasan. Co-Founder Satu Pelangi, Luthfi Madjid menegaskan bahwa kehadiran mereka di parade itu tidak ada hubungannya dengan pemerintah Indonesia.

Luthfi menegaskan adalah Satu Pelangi adalah organisasi nonprofit yang berdiri sendiri tanpa bantuan dari pihak manapun juga. Luthfi meminta kehadiran mereka di parade tersebut tidak dikaitkan dengan politik di Indonesia.





Simak Video "Kemlu Pastikan Indonesia Tak Kirim Delegasi ke Gay Pride di Luar Negeri"
[Gambas:Video 20detik]

(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com