"Iya, dia staf ahli (DPRD Kabupaten Halmahera). Dia ada kegiatan studi banding di Kota Bekasi bersama beberapa tim dari Kabupaten Maluku Utara," kata Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Bambang, saat dimintai konfirmasi, Selasa (2/6/2019).
Korban pertama kali ditemukan oleh rekannya pada Selasa (2/7) pukul 09.00 WIB. Saat itu rekan korban menemuinya di kamar, tapi korban tidak merespons.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Junaidy tewas di dalam kamarnya di Hotel Santika, Jalan Ahmad Yani No 01, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Selasa (2/7) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat ditemukan, posisi Junaidy terbujur kaku di atas kasur.
Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban meninggal karena sakit.
"Dugaan meninggal karena sakit jantung, dia punya rawat sakit jantung, di dalam tasnya juga ditemukan obat sakit jantung," ujar Bambang.
Polisi sempat membawa jasad korban ke RS Polri, Kramat Jati, untuk diautopsi. Namun pihak keluarga menolak.
"Saat akan dilakukan autopsi, pihak keluarga menolak. Saat ini jenazah sudah diterbangkan ke kampung halamannya," ujar Bambang.
(mea/mea)











































