detikNews
Selasa 02 Juli 2019, 13:31 WIB

Gerhana Matahari 2 Juli Hanya di Chile-Argentina, Kapan Giliran Indonesia?

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Gerhana Matahari 2 Juli Hanya di Chile-Argentina, Kapan Giliran Indonesia? Foto: Reuters/Issei Kato
Jakarta - Gerhana matahari hari ini hanya bisa disaksikan di wilayah Amerika Selatan, khususnya Chile dan Argentina. Lalu, kapan giliran Indonesia?

"Gerhana matahari berikutnya 26 Desember 2019 teramati di sebagian Afrika, Asia, dan sebagian Australia. Dimulai dari Afrika, Arab, dan Asia Barat. Puncaknya di Asia Tenggara dan RRT. Berakhir di Pasifik Barat," kata Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin kepada detikcom, Selasa (2/7/2019).


Namun Thomas menjelaskan bahwa gerhana yang bakal muncul pada Desember 2019 itu termasuk jenis gerhana matahari cincin. Gerhana matahari ini juga bisa diamati dari Indonesia.

"Jalur gerhana matahari cincin dimulai dari Arab Saudi (pagi), India, Indonesia, Singapura, dan Serawak (Malaysia)," imbuhnya.

Dia memaparkan gerhana matahari cincin tersebut akan melewati Sinabang, Sibolga, Padang Sidempuan, Duri, Siak, Pedang, Batam, Tanjung Pinang, Singkawang, Kalimantan Timur bagian utara, dan Kalimantan Utara bagian selatan.


Selain itu, Thomas mengatakan gerhana matahari total pernah terjadi Indonesia pada Juni 1983, Oktober 1995, dan Maret 2016.

Pada 9 Maret 2016, gerhana matahari total melewati 11 provinsi di Indonesia, tepatnya di daerah Palembang (dengan lama 1 menit 52 detik), Belitung (2 menit 10 detik), Balikpapan (1 menit 9 detik), Luwuk (2 menit 50 detik), Sampit (2 menit 8 detik), Palu (2 menit 4 detik), Ternate (2 menit 39 detik), Bangka (2 menit 8 detik), Palangka Raya (2 menit 29 detik), Poso (2 menit 40 detik), serta Halmahera (1 menit 36 detik).

Simak Video "Gerhana Matahari Total di Chili"
[Gambas:Video 20detik]

(rdp/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed